alexametrics

Hoax Aset Negara Dibeli China

20 Juli 2019, 20:49:35 WIB

JawaPos.com – Pembuat hoax yang satu ini gagal paham akut. Mereka menyebarkan kabar bahwa lahan untuk pembangunan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung sudah menjadi aset Tiongkok. Kabar itu bahkan dilengkapi capture akun Instagram Kodam Siliwangi.

Jawa Pos menemukan kabar itu disebar pemilik akun Facebook Chepy An Jhu (fb.com/chepy.haseyo). Hingga kemarin, posting-an tersebut sudah disebar lebih dari 500 kali. “Tadi berita liputan 6 pagi di SCTV disiarkan kalau tanah yg dipakai proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung ternyata aset milik RRC, kalau yg namanya aset itu artinya RRC memiliki kepemilikan penuh alias tanah tersebut sudah dibeli RRC.” Begitu penggalan narasi yang ditulis Chepy An Jhu.

 

View this post on Instagram

 

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono Menandatangani Perjanjian antara Kodam III/Slw dengan PT. KCIC tentang Tukar Menukar Asset Negara berupa Tanah dan Bangunan di Brigif 15/Kujang II seluas: + 27.933 m2 (2,7933 Ha) yang terdampak Jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung, dengan asset pengganti Ruilslag/tukar menukar yang diberikan oleh PT. KCIC, Tanah luas total 210 Ha, yang berlokasi di Ds. Cijayana Kec. Mekarmukti 150 Ha dan di Ds. Samudra Jaya Kec. Caringin Kab. Garut 60 Ha. Serta pembangunan 2 bh kolam renang di Yon Arh 14 Cirebon dan Yon zipur 3 Pangalengan. Hal ini dilakukan guna mendukung program pemerintah serta sesuai prosedur secara berjenjang mulai tingkat Mabesd sampai dengan Menkeu RI. Penandatanganan perjanjian tersebut dilaksanakan di Hotel Arya Duta Jl. Sumatera No.51, Kota Bandung, Jumat (5/7/2019)

A post shared by Kodam III/Siliwangi (@kodamsiliwangi) on

Jika dibandingkan dengan tulisan yang diunggah Kodam Siliwangi, narasi yang ditulis Chepy An Jhu jelas berbeda. Kodam Siliwangi menuliskan keterangan foto tentang penandatanganan perjanjian tukar-menukar aset negara. Acara itu berlangsung di Bandung pada Jumat, 5 Juli 2019. Anda dapat melihat unggahan itu di bit.ly/TukarAsetKodam.

Jawa Pos pernah mengulas hoax seputar PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), perusahaan yang menangani proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Perusahaan tersebut merupakan gabungan konsorsium empat BUMN dengan China Railways.

Sementara itu, prosesi penandatanganan perjanjian ruilslag lahan pernah diberitakan situs berita Rmoljabar.com. Judulnya, Kodam III/Siliwangi Dan KCIC Tandatangani Perjanjian Tukar Menukar Aset.

Berita yang terbit pada 5 Juli 2019 tersebut memberitakan perjanjian kerja sama penukaran aset TNI Kodam III/Siliwangi dengan aset PT KCIC. Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Tri Soewandono menjelaskan, penukaran aset itu berupa lahan Brigif Kujang II Cimahi dengan tanah di Desa Cijayana dan Desa Samudra Jaya, Kabupaten Garut, serta fasilitas berupa kolam renang di daerah Yonarhanudse Cirebon dan Yonzibur Pangalengan.

“Jadi, yang ditukar adalah 2,7 hektare. Di depan stadion yang depannya brigif 15. Nah, kita mendapat ganti 210 hektare di daerah Garut,” ucapnya. Pihaknya memastikan tanah yang ditukar tidak berdampak pada kinerja dan operasional TNI-AD. Sebab, lahan yang diberikan hanya sebagian kecil dari lahan Brigif 15 Kujang II Kodam III/Siliwangi.

Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra mengapresiasi dukungan segenap instansi pemerintah atas kelancaran proses pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. “Penandatanganan ini wujud sinergi antara PT KCIC dan TNI sekaligus dukungan terhadap pembangunan proyek strategis nasional pemerintah, yaitu kereta cepat Jakarta-Bandung,” ungkapnya. Anda dapat membaca berita itu di bit.ly/Diganti210Ha.

FAKTA

Informasi yang menyebutkan bahwa lahan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung telah dibeli China adalah hoax. Yang terjadi adalah tukar aset milik Kodam III/Siliwangi dengan aset PT Kereta Cepat Indonesia China.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (zam/c20/fat)

Close Ads