alexametrics

Hoax Uang dalam Kardus saat Heli Jatuh di Tasikmalaya

20 Maret 2019, 19:45:00 WIB

JawaPos.com – Kecelakaan helikopter BO 105 di Tasikmalaya 16 Maret lalu diwarnai kabar palsu. Sejumlah netizen membagikan informasi bahwa pesawat itu disewa caleg dan anggota DPR dari PPP yang hendak membagikan uang pecahan Rp 100 ribu kepada masyarakat.

Kabar tersebut disertai tiga foto. Dua di antaranya memperlihatkan uang pecahan Rp 100 ribu di dalam kardus. Satu foto lagi, seorang laki-laki berlumuran darah yang diilustrasikan sebagai korban kecelakaan helikopter.

“Pesawat helikopter sewaan yg jatuh di Tasik tersebut disewa oleh caleg P3 dan anggota DPR dari P3. Bawa uang 1 kardus yg bawa pro 01,” tulis pemilik akun Facebook Aang Riana (fb.com/aang.riana.90) pada 17 Maret 2019. Posting-an Aang sudah dibagikan lebih dari 2.200 kali.

Untuk mengetahui fakta sebenarnya, Jawa Pos berkoordinasi dengan kru redaksi Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group) Ruslan. Dia mengatakan, memang ada insiden jatuhnya helikopter di Tasikamalaya. Namun, tidak ditemukan uang satu kardus seperti yang beredar di media sosial. “Kabar tersebut hoax,” katanya kemarin (19/3).

Peristiwa itu juga diberitakan radartasikmalaya.com dengan judul Pilot Sadar saat Helikopter Jatuh. Berita tersebut terbit pada 18 Maret 2019. Dalam berita itu disebutkan, helikopter milik PT Air Transport Services lepas landas dari Lapangan Urug Kota Tasikmalaya sekitar pukul 15.00 WIB menuju daerah Wanaraja Kabupaten Garut.

Kapten pilot Fuad Humran mengaku tidak habis pikir helikopter yang dikendalikannya bisa terjatuh. Dia menceritakan, saat hendak menuju Waranaja, tiba-tiba terjadi turbulensi. “Padahal, kondisi mesin dan cuaca bagus. Saat trouble hingga jatuh, mesin dalam kondisi hidup,” ungkap Fuad.

Sebelumnya, pesawat itu membawa anggota Komisi V DPR Fraksi PPP Nurhayati Effendi Monoarfa untuk melaksanakan kunjungan kerja. Namun, perempuan yang kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif tersebut tidak ikut serta dalam perjalanan menuju Waranaja, Garut. Dia mendarat di Lapangan Urug Kecamatan Kawalu. “Pada saat saya turun di Urug, kondisi helikopter baik. Pilot dan co-pilot kondisinya baik,” ujarnya.

Nurhayati tidak melanjutkan perjalanan karena melanjutkan kunjungan ke Kelurahan Talagasari, Kawalu, Garut. Keterangan itu sekaligus membantah kabar bahwa dia menjadi salah satu korban kecelakaan helikopter tersebut. Anda dapat mengakses berita itu di bit.ly/HelikopterJatuh

FAKTA

Tidak ada temuan uang pecahan Rp 100 ribu dalam insiden jatuhnya helikopter di Tasikmalaya, Jawa Barat, 16 Maret lalu.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (zam/c25/fat)



Close Ads
Hoax Uang dalam Kardus saat Heli Jatuh di Tasikmalaya