alexametrics

Disebut di Banten, padahal Gempa Palu 2018

20 Januari 2022, 05:48:22 WIB

ADA saja netizen +62 yang menyebarkan informasi keliru. Misalnya, akun Facebook Aries Aris yang mengunggah rekaman dampak gempa bumi. Katanya, video yang merekam jalanan rusak parah itu terjadi di Banten.

”Gempa di Lebak Banten kemarin sore sekitar jam 16.00.” Begitu keterangan unggahan pada Minggu, 16 Januari 2022. Keterangan itu melengkapi rekaman amatir yang memperlihatkan kondisi suatu daerah pascagempa. Retakan-retakan jalan pun terlihat jelas dalam situasi tersebut. Rekaman itu juga memperlihatkan banyak bangunan yang roboh dan hancur. Termasuk jembatan perlintasan serta sekilas menunjukkan sebuah stasiun pengisian bahan bakar yang hancur tak berbentuk (bit.ly/RekamanGempa).

Pemberian keterangan Lebak, Banten, itu perlu dicermati lebih lanjut. Memang ada gempa pada 14 Januari 2022 di Banten. Portal jawapos.com menyebut total ada 1.378 unit rumah rusak akibat bencana gempa bumi magnitudo 6,6. Wilayah terdampak paling parah ada di Kabupaten Pandeglang dengan 262 rumah rusak berat, 289 rumah rusak sedang, dan 663 rumah rusak ringan.

Adapun Kabupaten Lebak mencapai 16 rumah rusak berat, 13 rumah rusak sedang, dan 108 rumah rusak ringan. Lalu, di Kabupaten Serang terdapat 10 rumah rusak sedang. Anda dapat membacanya di bit.ly/DampakGempa2022.

Tapi, video yang diunggah akun Facebook tersebut ternyata bukan kejadian di Banten. Saat ditelusuri, situs padanan gambar mengarahTube yang sudah terbit beberapa tahun lalu. Salah satunya kanal YouTube milik Jared Surya Permana yang mengunggah video pada 10 Oktober 2018. Kanal tersebut menyebutkan dengan jelas bahwa lokasi kejadian gempa itu berada di Palu, Sulawesi Tengah. ”Tanah Retak Di SPBU Sigi ketika Gempa DI Palu.” Begitu judul video kanal Jared Surya Permana.

Video 2 menit 55 detik itu sangat identik dengan video yang diunggah akun Facebook Aries Aris. Terutama bentuk retakan dan hancurnya jalan raya serta beberapa bangunan yang roboh akibat gempa bumi tersebut. Anda dapat melihatnya di bit.ly/GempaDiPalu.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c19/jun

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads