alexametrics

Bantuan Gempa Lombok Ditimbun, BNPB: Itu Hoax!

18 Agustus 2018, 16:44:27 WIB

JawaPos.com – Belakangan di Media Sosial (medsos) beredar kabar tidak sedap terkait penyaluran bantuan korban gempa bumi Lombok. Banyak warganet menuding bantuan itu datang dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Presiden yang dikirim melalui PT Pos Indonesia Persero. Mereka lantas mempersoalkan logistik tersebut yang dianggap tidak disalurkan dengan baik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menegaskan jika kabar yang beredar itu adalah hoax. Ia pun membantah jika bantuan tersebut berasal dari BNPB dan Presiden.

“Apa yang beredar di sosial media adalah tidak benar. Banyak sekali hoax dan informasi yang menyesatkan masyarakat selama penanganan darurat gempa bumi Lombok,” ujar Sutopo di Jakarta, Sabtu (18/8).

Sutopo menuturkan, terjadinya penumpukan logistik di gudang PT Pos Indonesia dikarenakan paket yang dikirimkan harus disortir terlebih dahulu. Bahkan banyak pengirim bantuan yang salah kaprah.

“Pengiriman gratis untuk bantuan korban gempa bumi Lombok harusnya ditujukan ke Posko Bencana Alam Lombok yang berkantor di PT. Pos Mataram, Kota Mataram. Namun ternyata, banyak pihak pengirim bantuan yang menuliskan alamat pribadi pada alamat tujuan kiriman,” lanjutnya.

Bantuan masyarakat yang telah diterima Posko Bencana Alam Lombok di Kantor Pos Mataram selanjutnya diproses dan didistribusikan, sehingga tidak ada penimbunan.

PT Pos Indonesia sendiri saat ini telah menambah jumlah pegawainya. Hal ini dilakukan untuk mempercepat sortir dan distribusi barang yang terus berdatangan.

“Sesuai SOP, bantuan dari masyarakat yang ditujukan ke Posko Bencana Alam Lombok, dan telah diterima Kantor Pos Mataram langsung diserahkan ke BPBD Provinsi NTB di Kota Mataram,” imbuhnya.

Sementara itu terkait banyaknya kiriman bantuan yang diarahkan ke alamat pribadi, PT Pos Indonesia tetap mengupayakan barang tersebut dikirim ke alamat tujuan yang tercantum. Namun prosesnya akan memakan waktu lebih lama, karena petugas masih terfokus pada pengiriman logistik ke posko bencana.

“Diperkirakan pengiriman bantuan yang ditujukan dengan alamat pribadi terlambat. Sebab Kantor Pos Mataram mengutamakan bantuan yang ditujukan ke Posko Bencana Alam sesuai dengan tujuan awal,” tegas Sutopo.

Sementara itu ketika bantuan telah diterima oleh BPBD NTB, bantuan akan segera diproses melalui mekanisme yang berlaku. Seperti pendataan nama pengirim, alamat pengirim dan jenis barang yang diterima, hingga kemudian dibagikan kepada para korban bencana.

Sampai dengan 15 Agustus lalu, sesuai data kolekting di PT Pos Indonesia, jumlah bantuan terhitung sebanyak 667,167 kilogram. Seluruh bantuan tersebut dipastikan akan disalurkan dengan baik oleh petugas.

“Dimohon masyarakat saat menerima informasi atau berita yang beredar tidak langsung ikut-ikutan menyebarkan di sosial media. Silakan mengonfirmasi kebenaran berita tersebut,” tukas Sutopo.

Editor : Kuswandi

Reporter : (sat/JPC)



Close Ads
Bantuan Gempa Lombok Ditimbun, BNPB: Itu Hoax!