alexametrics

Bukan Pembiusan, Tapi Pertengkaran karena Cinta Segi Tiga

18 Maret 2019, 17:35:27 WIB

JawaPos.com – Selama tiga hari terakhir, pengguna media sosial (medsos) dihebohkan video pertengkaran dua perempuan di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara (Jakut). Satu di antara dua perempuan tersebut terus berteriak dan mengaku hendak dibius lawan bertengkarnya. Beberapa pria di pusat perbelanjaan itu pun datang menghampiri. Petugas sekuriti akhirnya datang dan membawa perempuan tersebut ke pos keamanan.

Di medsos, video itu beredar dengan narasi yang cukup meresahkan. Katanya, video tersebut merupakan bukti adanya modus pembiusan di toilet mal sebagai rangkaian awal kejahatan pencurian organ tubuh manusia. Narasi itu sangat meyakinkan karena dilengkapi foto tas pelaku yang berisi pisau, masker, jarum suntik, dan palu. Tas tersebut memang milik satu di antara dua perempuan yang bertengkar.

“Baru dapat video modus pembiusan cewek di salah satu wc umum mal di Jakarta. Dan yang bikin kaget pelakunya ternyata cewek juga. Untung, korbannya selamat dan langsung narik tas pelaku. Duh, please be safe everyone. Please aware sama siapa pun, even cewek juga. Scary AF!” tulis akun Twitter Mamai (@mommy_elzar) sambil membagikan video tersebut pada 15 Maret 2019. Posting-an itu sudah di-retweet lebih dari 45 ribu kali dan tayang 793 ribu kali.

Mungkin pemilik akun Mamai terpengaruh dengan kata-kata perempuan dalam video yang memang mengaku hendak dibius. Padahal, itu hanyalah perkiraan sang perempuan yang mengaku sebagai korban. Fakta sesungguhnya, tidak ada upaya pembiusan dalam kasus tersebut, apalagi sampai pengambilan organ tubuh.

Kegaduhan itu sudah diberitakan jawapos.com pada 16 Maret 2019. Judul beritanya, Viral Modus Pembiusan Perempuan di Mangga Dua, Ternyata Ini Faktanya. Dalam berita tersebut dijelaskan kronologi keributan di dekat toilet WTC Mangga Dua, Jakarta Utara.

Awalnya, korban bernama Sri Dewi pergi ke toilet di lantai dasar mal. Saat Sri berdiri di depan wastafel, seorang perempuan bernama Yani mencoba membekap mulut korban dengan sapu tangan handuk. Kasus itu juga sudah dilaporkan ke kepolisian.

Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy memastikan, kejadian tersebut tidak berkaitan dengan kejahatan pembiusan maupun penjualan organ tubuh. Hasil pemeriksaan sementara, pertengkaran itu dipicu masalah cinta segi tiga yang berujung dengan penyerangan.

Menurut Julianthy, pihaknya sudah meminta korban membuat laporan pidana. Namun, atas bujukan sang suami, masalah tersebut diselesaikan secara damai. “Perlu digarisbawahi bahwa ini masalah cinta segi tiga. Tidak benar jika setelah dibius akan dijual organ tubuhnya. Itu tidak benar,” tegas Julianthy.

Terkait dengan temuan jarum suntik di dalam tas, Julianthy menjelaskan bahwa pelaku memang berjualan alat-alat kosmetik dan biasa membawa alat-alat semacam itu. Tidak ada yang digunakan dalam penyerangan. Anda dapat mengakses berita tersebut di bit.ly/CintaSegitiga. —

FAKTA

Polisi memastikan tidak ada upaya pembiusan dan penjualan organ tubuh manusia dalam video pertengkaran di WTC Mangga Dua, akarta Utara. Pertengkaran itu dipicu cinta segi tiga.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (zam/c14/fat)



Close Ads
Bukan Pembiusan, Tapi Pertengkaran karena Cinta Segi Tiga