alexametrics

Keliru, Video Gelombang Bono Disebut Tsunami Tonga

18 Januari 2022, 05:48:53 WIB

KABAR letusan gunung bawah laut Tonga sempat menyita perhatian dunia. Tapi, ada saja yang mengunggah video dengan disertai keterangan yang keliru. Bahkan, ada beberapa akun luar negeri yang menyebar video dari netizen Indonesia. Katanya, video hantaman gelombang laut itu terjadi akibat dari letusan gunung bawah laut tersebut.

”This guy pumping himself up to face the Tonga tsunami…and also all the selfie sticks,’’ tulis akun Twitter @cwellmon pada 15 Januari 2022. Keterangan itu disertakan untuk mengomentari video orang yang tengah beraktivitas pada saat gelombang laut tiba.

Seolah-olah orang yang tengah meninju pohon pisang serta orang berlari menjauh dari gelombang itu karena tsunami Tonga. ”Unexpected #Tsunami #HungaTongaHungaHaapai #Tsunami #Tonga #Earthquake,’’ begitu keterangan awal akun Twitter @sirajnoorani (bit.ly/MenghadapiTsunamiTonga).

Video 44 detik itu memang memperlihatkan orang yang tengah berlari dan seolah-olah menyambut terjangan gelombang air pasang. Tapi, cukup aneh jika video itu disebut dampak dari letusan gunung api Hunga Tonga.

Pasalnya, video perempuan berlari sambil memegang tongkat selfie itu beredar jauh sebelum gunung api di Samudra Pasifik tersebut meletus pada 14 Januari 2022. Berdasar penelusuran, video itu berada muara Sungai Kampar, Provinsi Riau. Gelombangnya pun bukan tsunami. Melainkan gelombang bono.

Portal news.detik.com juga mengulas aksi emak-emak yang memilih menyelamatkan kamera ketimbang hidupnya sendiri. Menurut tour guide Teluk Meranti, Eddie, peristiwa itu terjadi pada Selasa, 7 Desember 2021. Eddie menyebut gelombang bono sudah berlangsung sejak 2 Desember lalu. Dia mengatakan, aktivitas di lokasi wisata incaran turis asing itu sepi. ”Gelombang bono sudah sejak 2 Desember. Sekarang kegiatan banyak vakum karena Covid-19, tapi kalau gelombang bono kan tetap,’’ katanya. Anda dapat membacanya di bit.ly/DiRiau2021.

Soal letusan gunung api Tonga di Samudra Pasifik, Jawapos.com mengulas bahwa letusan itu tak berdampak hingga Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan, wilayah Indonesia tidak terdampak tsunami akibat erupsi gunung api bawah laut di wilayah Tonga, Kepulauan Pasifik. Anda dapat membacanya di bit.ly/TidakBerdampak.

FAKTA

Video perempuan berlari menjauh dari gelombang air itu terjadi di Riau pada Desember 2021. Tidak ada kaitan dengan letusan gunung berapi Tonga pada 14 Januari 2022 di Samudra Pasifik.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c6/jun

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads