alexametrics

Hoax Jamaah Haji Padang Berangkat Tahun Ini

17 Juli 2020, 05:05:28 WIB

PEMERINTAH telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini. Anehnya, tiba-tiba muncul kabar bahwa jamaah asal Padang, Sumatera Barat, telah berangkat ke Tanah Suci tidak melalui Kementerian Agama (Kemenag). Informasi itu disertai foto iring-iringan bus jamaah haji di jalan.

Akun Facebook Adi Warsito membagikan kabar tersebut pada 10 Juli lalu dengan narasi yang sangat meyakinkan. Menurut dia, para tokoh dan ulama asal Padang telah berhasil melakukan lobi ke Kerajaan Arab Saudi. Keberhasilan itu diraih berkat hubungan historis Saudi dengan Kerajaan Pagaruyung di Sumatera Barat pada zaman dulu.

”Keluarga Kerajaan Pagaruyung juga mempunyai lahan tanah yang cukup luas di Arab Saudi. Sekarang ini dibangun hotel untuk jamaah haji asal Sumatera Barat,” bunyi penggalan narasi yang ditulis akun Facebook Adi Warsito (bit.ly/BerangkatHaji).

Informasi itu tentu saja sangat janggal. Apalagi, jika diamati dengan teliti, di foto iring-iringan bus yang dilampirkan terdapat watermark bertulisan 2018.

Penelusuran menggunakan situs padanan gambar juga menunjukkan bahwa foto tersebut pernah diunggah akun Instagram milik Robbyrotanayulian pada 19 Agustus 2018. ”Kita nikmati kebersamaan yg indah ini walau entah sampai kapan kita slalu bersama,” tulis akun itu. Anda bisa melihatnya di bit.ly/IringanBus2018.

Situs resmi milik Kemenag mengunggah gambar serupa untuk klarifikasi. Unggahan tersebut diberi judul Viral Jemaah Padang Sumbar Berangkat Haji 2020, Kemenag: Hoaks. Dalam penjelasannya, Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat H Hendri memastikan bahwa informasi itu tidak benar.

”Melihat dari foto yang beredar di media sosial, sudah jelas itu hoax. Sebab, itu foto tahun 2018 oleh Robbyrotanayulian. Coba amati foto itu baik-baik,” tuturnya.

Hendri juga menegaskan kembali bahwa tahun ini Indonesia tidak memberangkatkan jamaah haji. Keputusan tersebut sejalan dengan pembatasan yang dilakukan pemerintah Saudi untuk mencegah penularan Covid-19.

Selama musim haji 2020, pemerintah Saudi memberlakukan denda kepada siapa pun yang masuk Makkah tanpa disertai izin. Sebab, pemerintah Saudi membatasi ibadah haji hanya untuk warga negara sendiri dan ekspatriat yang ada di sana.

Denda itu sebesar 10.000 riyal atau sekitar Rp 38 juta dan berlaku kelipatan jika pelanggaran berulang. Aturan tersebut berlaku sejak 28 Zulkaidah sampai 12 Zulhijah atau 19 Juli hingga 2 Agustus 2020. Anda bisa melihat ulasan kemenag.go.id itu di bit.ly/BerlakukanDenda.

FAKTA

Foto iring-iringan bus jamaah haji yang diunggah akun Facebook Adi Warsito diabadikan pada 2018. Bukan foto pemberangkatan haji tahun ini.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c9/fat



Close Ads