alexametrics

Fotonya Masjid di Sulawesi Selatan, Narasinya Kejadian di Bangladesh

17 Juni 2022, 05:48:30 WIB

BLOG clickbait masih saja menyebar kepalsuan dengan beragam narasi. Lagi-lagi informasi itu menyeret nama Islam untuk mencari perhatian dan memainkan emosi. Katanya, ada masjid yang meledak dan 120 jemaah meninggal.

’’Innalillahi Wa Inna Illaihi Rojiun. Tepat hari ini Masjid Meledak Saat sholat. Sebanyak 120 Jamaah Meninggal Dunia, Semoga Husnul Khotimah Aminn,’’ tulis akun Facebook Bayu Anggara beberapa hari lalu.

Akun tersebut menyertakan tautan blog clickberita.xyz dengan sebuah foto masjid yang tengah dilakukan pemadaman. Nah, saat diklik, ternyata narasi itu tidak disertai sumber kredibel. Hanya menyertakan beberapa paragraf keterangan (bit.ly/Masjid120MD).

Saat dicek, tidak ditemukan fakta yang tepat. Sebab, keterangan narasi dengan judul pun tak selaras. Apalagi dengan foto yang digunakan blog itu. Berdasar penelusuran, foto tersebut identik dengan foto yang digunakan sebagai berita yang terbit pada 29 Januari 2019. Lokasinya berada di Indonesia.

Masjid yang terbakar itu merupakan Masjid Agung Luwu Belopa, Sulawesi Selatan. Awalnya, api muncul dari dalam kubah. Karena api terus membesar, petugas pemadam pun ikut terlibat. Sebab, masjid berada di area perkantoran milik Pemkab Luwu.

Kabaghumas Pemkab Luwu Ansir Ismu mengatakan, ada lima mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Anda dapat melihat video dan potongan foto lainnya di bit.ly/Kebakaran2019.

Narasi yang dituliskan dalam blog itu adalah kebakaran yang terjadi di Narayanganj, Bangladesh. Inspektur Polisi Narayanganj Mohammad Zayedul mengatakan, dalam kasus tersebut, sedikitnya ada 40 jemaah yang mengalami luka bakar. Tak disebutkan ada korban jiwa, sebagaimana narasi yang dituliskan dalam judul blog clickbait itu.

Kebakaran dipicu oleh enam AC di sebuah masjid di Fatullah, Narayanganj, yang meledak pada Jumat malam. Saat melihat api, jemaah berlari untuk menyelamatkan diri. Namun, tiba-tiba muncul ledakan besar. Banyak korban berguling-guling di jalan untuk memadamkan api di tubuh mereka. Anda dapat membaca berita bdnews24 di bit.ly/SumberAsli.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c18/jun

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads