alexametrics

Bukan di Bandung, Aslinya Penembakan Brutal di Kolombia

14 Juli 2020, 04:04:15 WIB

VIDEO penembakan brutal oleh seorang pria kepada dua lawannya marak menyebar di aplikasi percakapan kemarin. Korban langsung roboh saat terkena letusan pistol berkali-kali. Salah satu pengguna WhatsApp menyebutkan, video itu adalah rekaman kasus begal di Garut.

Video yang sama menyebar di Facebook beberapa hari lalu. Namun, lokasi kejadian disebut masuk wilayah Kabupaten Bandung. ”Pelaku perampokan dan pembacokan supir truk di Rancekek, Bandung ditembak mati tim Buser…mantap kali.” Begitu keterangan yang ditulis akun Facebook Video Lucu Lucu pada 7 Juli 2020 (bit.ly/DiRancaengkek).

Di YouTube, video serupa sudah ada pada 6 Juli 2020. Namun, keterangan lokasinya menyebutkan, penembakan terjadi di luar negeri. ”Detik-detik perampok di tembak || mancanegara,” bunyi keterangan yang diunggah kanal Harian Viral (bit.ly/DiTembakMati).

Penelusuran menggunakan situs padanan gambar mengarahkan Jawa Pos pada beberapa berita dari portal berbahasa Spanyol. Pertama, portal berita dari primerooriente.com yang mengunggahnya pada 29 Januari 2020.

Primero Oriente mengabarkan bahwa komandan polisi Antioquia Kolonel Jorge Miguel Cabra menyebutkan, penembakan itu merenggut dua orang warga negara Venezuela. Lokasinya berada di dekat Taman La Judea, daerah perkotaan El Santuario, Antioquia, Kolombia. Anda bisa membacanya di bit.ly/TerjadiDiKolombia.

Kedua, potongan gambar dari video tersebut mengarahkan ke sebuah berita dari portal berita yang berbasis di Kolombia semana.com. Berita yang terbit pada 31 Januari 2020 itu menyebutkan, sebelum melakukan pembunuhan, pelaku telah menyiarkan tindakan mencurigakan di Instagram.

Penembakan yang terjadi pada Selasa (28/1) dini hari itu menewaskan dua pemuda asal Venezuela. Mereka bernama Hernán de Jesús Medina Cerrudo, 21, dan Carlos José Cano Villasmin, 19. Setelah menembak dua orang, pelaku langsung kabur ke daerah pedesaan El Santuario.

Menurut Semana, publikasi ancaman dan rencana pembunuhan melalui Instagram dilakukan anggota geng yang menyebut dirinya ”Los Pepes” ke arah kelompok musuh. Kepolisian Antioquia telah mengerahkan tim khusus untuk menyelidiki pembunuhan dan kelompok tersebut. Mereka menilai publikasi ancaman pembunuhan sebagai bentuk intimidasi yang telah memicu rasa ketakutan warga di El Santuario.

FAKTA

Penembakan terhadap dua pemuda hingga tewas itu terjadi di dekat Taman La Judea, daerah perkotaan El Santuario, Antioquia, Kolombia, Januari 2020.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c9/fat




Close Ads