JawaPos Radar

Kabar Hoaks Beredar Saat Terjadi Teror Bom di Surabaya dan Sidoarjo

14/05/2018, 02:10 WIB | Editor: Budi Warsito
Kabar Hoaks Beredar Saat Terjadi Teror Bom di Surabaya dan Sidoarjo
penjagaan di lokasi ledakan bom di Surabaya, Minggu (13/5). (Moh Mukit/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Teror bom tak hanya mengusik warga Surabaya dan Sidoarjo. Sejak serangan bom pertama di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Minggu (13/5) pada pukul 06.30 WIB kemarin, serangkaian berita bohong (hoax) juga turut menghiasi arus informasi.

Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, semua pihak agar tidak mudah percaya dengan kabar yang diperoleh mengenai insiden bom terjadi di wilayah Jawa Timur. Karenanya, semua arus informasi terkait waktu, lokasi kejadian, jumlah korban, dan kebenaran informasi lainnya hanya melalui satu pintu.

"Media harap hanya menerima satu informasi dari Polda Jawa Timur. Jadi kalau belum ada statement dari saya, berarti hoax," kata Frans di Polda Jawa Timur, Minggu (13/5) malam.

Frans juga mengimbau, sebelum polisi datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara, awak media diminta untuk tidak membagi atau mengunggah foto-foto apa pun terkait insiden bom di Surabaya dan Sidoarjo.

"Apabila menemukan foto-foto terkait kejadian ini (teror bom) jangan di-share sebelum Polisi datang di lokasi kejadian. Jangan di-share hal-hal yang ada di lokasi kejadian," kata Frans.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, banyak berita hoaks yang beredar terkait dengan teror bom. Mayoritas peredarannya di aplikasi WhatsApp. Mulai dari gambar terduga pelaku, hingga berita insiden ledakan bom di wilayah Sidoarjo.

Salah satunya, soal informasi dari salah satu media online terkait penangkapan pelaku diduga teroris yang gagal meledakkan diri. Informasi tersebut menuliskan bahwa ada pelaku gagal melakukan penyerangan di salah satu gereja di Surabaya. Pelaku diberitakan berhasil ditangkap petugas kepolisian dan kini ditahan. Namun, media tersebut tidak mencatat nama pelaku dan lokasi serangan.

Ada pula informasi lain yang mengatakan, adanya ledakan diduga bom di Jemudo dekat Puspa Agro, Sidoarjo. Atas berita tersebut, Frans tidak banyak komentar. Dia hanya menyatakan berita tersebut tidak benar. (hdr)

(ce1/HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 14/05/2018, 02:10 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 14/05/2018, 02:10 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up