alexametrics

Hoax Maaher at Thuwailibi Meninggal karena Suntik Vaksin

14 Februari 2021, 05:48:13 WIB

BERPULANGNYA Soni Eranata atau yang kerap disapa Ustad Maaher at Thuwailibi tidak terlepas dari informasi hoax. Kabar palsu itu disebar dalam bentuk flyer atau pamflet digital dengan mencatut media CNN. Isinya menyebutkan bahwa Ustad Maaher meninggal di Rutan Bareskrim Polri karena disuntik vaksin.

’’KEMATIAN Ustadz MAHEER At-THUWAILIBI di Rutan POLRI Akibat SUNTIK VAKSIN.’’ Demikian judul berita di flyer yang diunggah akun Facebook Zoe Wolvet pada 10 Februari 2021. ’’Persis seperti alm syech ali jaber disuntik vaksin sinovac jokowi,’’ tulis akun itu, mengomentari berita yang dia sebar sendiri. Berita tersebut juga disertai dua foto. Yakni, foto Soni Eranata semasa hidup dan foto jenazah yang sedang dimasukkan ke ambulans (bit.do/MeninggalDiSuntik).

Isi flyer itu memang sangat membuat penasaran. Ustad Maaher disebut meninggal akibat suntik vaksin yang dipaksakan. ’’Di tangan kiri terdapat lubang sobek akibat jarum suntik, akibat berontak,’’ begitu potongan informasi dari flyer itu.

Saat ditelusuri, foto tersebut memang memperlihatkan jenazah Soni Eranata yang dimasukkan ke ambulans saat hendak dibawa ke rumahnya di Bekasi. Foto itu diabadikan pewarta dari media news.detik.com, menyertai berita pengiriman jenazah ke Bekasi.

Kabar Soni Eranata yang meninggal akibat disuntik vaksin juga sudah dibantah. Novel Bamukmin selaku kuasa hukum Soni mengatakan, kliennya memiliki beberapa penyakit kronis. Yakni, radang usus akut dan penyakit kulit akibat alergi. ’’Sakit radang usus akut dan penyakit kulit karena alergi cuaca dan penanganan medis yang buruk,’’ jelas Novel, Rabu (10/2).

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c18/fat




Close Ads