alexametrics

Hoax 40 Titik Blokade di Kota Malang

13 Mei 2020, 11:48:33 WIB

PEMBATASAN sosial berskala besar (PSBB) Kota Malang yang diberlakukan mulai hari ini didahului kabar hoax. Kabar dalam bentuk pesan berantai itu menyebut adanya blokade jalan di lima kecamatan. Kalau ditotal, ada 38 titik blokade di empat kecamatan plus seluruh jalan poros dalam kota dan pusat-pusat keramaian di satu kecamatan. Seandainya kabar blokade jalan tersebut benar, warga Kota Malang akan benar-benar seperti dikarantina. Tak bisa bergerak meski sebatas lintas kecamatan.

”Dimulai Rabu 13 Mei 2020. Blokade Jalan PSBB di Kota Malang,” bunyi judul pesan berantai itu. Lima kecamatan tersebut adalah Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Sukun, Lowokwaru, dan Klojen. Pada akhir pesan disebutkan, informasi itu bersumber dari Jawa Pos.

Kalau jeli, sejak awal informasi tersebut tampak janggal. Sebab, selama ini tidak ada istilah blokade jalan dalam penerapan PSBB. Yang ada adalah pos pantau.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Humas Pemkot Malang Nur Widianto menjelaskan bahwa pihaknya tidak menerapkan blokade sebagaimana pesan yang beredar. Selama ini istilah yang dipakai itu kawasan checkpoint dan pos pantau. Bukan blokade,” terangnya kemarin (12/5).

Pria yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang tersebut memaparkan, beberapa kawasan yang nanti diberlakukan checkpoint dan pos pantau itu sedang dibahas bersama Polresta dan Kodim 0833 Malang. Setelah pembahasan rampung, segera diinformasikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ketika disinggung tentang kawasan yang telah melakukan skema checkpoint dan pos pantau, Nur menyebutkan, ada tujuh kawasan. Yakni Terminal Landungsari, gerbang Perumahan Graha Kencana (Hawai Water Park), Terminal Arjosari, Stasiun Kota Baru, kawasan Madyopuro, kawasan Kacuk (Sukun), dan kawasan Gadang. ”Itu yang selama ini sudah berjalan. Kalau yang lain belum,” ucapnya.

Pengawasan di tujuh kawasan tersebut nanti lebih dikuatkan. Selain menggunakan checkpoint dan pos pantau, pihaknya melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan PSBB di Kota Malang, yakni program RW tangguh Covid. ”Program RW tangguh Covid sudah terlaksana. Itu fungsinya juga melakukan checkpoint di tingkat kampung,” ungkapnya.

Sementara itu, sumber informasi di pesan berantai yang menyebut media Jawa Pos ternyata juga asal tempel. Melalui akun resmi di Instagram, Jawa Pos mengklarifikasi tidak pernah memberikan informasi tersebut dan tak ada blokade jalan dalam rangka PSBB di Kota Malang. Anda bisa melihatnya di bit.ly/BukanDariJP.

FAKTA

Pemerintah Kota Malang tidak memberlakukan blokade jalan di lima kecamatan seperti pada pesan berantai. Mereka menempatkan pos pantau dan checkpoint. Hingga kemarin, lokasinya masih dibahas dengan Polresta dan Kodim 0833 Malang.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c9/fat



Close Ads