Soal Kabareskrim Bakal Tangkap Hendroprioyono, Hoaks

12/09/2018, 21:19 WIB | Editor: Budi Warsito
screenshoot dari laman situs ariefsulistyanto.com (Desyinta Nuraini/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kabar bohong alias hoaks kembali menyantroni institusi Kepolisian. Baru kemarin, kabar hoaks melanda Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto. Kini, Kabareskrim, Komjen Arief Sulistyanto yang menjadi korbannya.

Muncul sebuah situs website yang mencatut namanya, yakni ariefsulistyanto.com. Di situs tersebut, memuat beberapa isu panas yang sama sekali tak pernah dinyatakan oleh Arief.

Salah satunya, soal Bareskrim Polri akan melakukan penangkapan terhadap mantan Kepala BIN, Jenderal (Purn) Hendropriyono. Pada situs tersebut dijelaskan, penangkapan terhadap Hendro terkait dengan Pollycarpus Budihari Priyanyo dalam kasus pembunuhan ativis HAM Munir Said Thalib.

"Itu situs abal-abal yang mengatasnamakan dan mencatut nama saya. Bersama ini saya sampaikan, semua yang ada di dalam situs itu adalah palsu," tegas Arief saat dikonfirmasi terkait situs tersebut, Rabu (12/9).

Ia menegaskan, pihaknya pun akan mencari tahu siapa yang membuat situs tersebut. Namun, berdasarkan informasi viewdns.info, situs itu dibuat pada 10 September 2018 dan mempunyai webhost di Denmark. Kini situs itu sudah tak bisa lagi di akses.

"Sedang kita selidiki," tukas Arief.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetya mengatakan hal serupa. Bahwa, Direktorat Siber Bareskrim Polri langsung melakukan penyelidikan ketika tau ada situs tersebut.

Mereka akan mengecek siapa pihak yang mengirim pertama kali adanya situs tersebut. "Dari sana akan teridentifikasi pelaku sebenarnya yang betul-betul menyebarkan dan memviralkan. Kita akan kenakan Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik)," tukas Dedi.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi