alexametrics

Foto Street Parade Dikira Demo Tolak Pembatasan Sosial Covid-19

12 Agustus 2020, 05:05:55 WIB

AKUN Facebook Abi Ridwan membagikan foto yang sangat fenomenal pada 4 Agustus lalu. Foto dari atas itu memperlihatkan ratusan ribu orang yang berkumpul di jalanan. Penuh sesak, tapi sangat indah dan berwarna-warni. Namun, narasinya menyebutkan bahwa jutaan warga Jerman menolak segala kewajiban terkait dengan penanganan Covid-19.

”1 Agustus 2020, jutaan warga Jerman turun ke jalan menolak kemerdekaannya dirampas dengan dalih virus sepele. Kenapa menolak wajib masker? Karena jika menerimanya begitu saja, maka kita akan dipertemukan dgn kewajiban baru lagi; wajib vaksin. Jika wajib vaksin berhasil maka akan disusul dgn wajib ini wajib itu hingga kita benar-benar 100% di bawah kontrol ’mereka’,” bunyi penggalan narasi yang ditulis akun Abi Ridwan.

Pada kenyataannya, warga Jerman memang menggelar aksi turun ke jalan di beberapa ruas Kota Berlin pada Sabtu (1/8) lalu. Sebagian besar di antara mereka merupakan penganut teori konspirasi dan menentang pembatasan sosial dalam penanganan Covid-19.

Mengutip situs berita Euro News, sebagian besar peserta aksi juga mengabaikan protokol kesehatan. Mereka tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak sosial. Dengan tajuk Pandemic Freedom Day, demo ribuan orang yang menurut Euro News terdiri atas kelompok sayap kanan, penentang vaksin, dan ahli teori konspirasi itu berlangsung di Berlin. Anda bisa membacanya di bit.ly/AksiBerlin.

Dari pemberitaan itu juga jelas bahwa tidak semua warga Berlin mengikuti aksi tersebut. Terkait jumlah peserta aksi, mayoritas media kredibel dunia menyebutkan tidak sampai jutaan, tapi hanya ribuan.

Sementara itu, foto yang diunggah akun Abi Ridwan ternyata bukan aksi demo di Berlin pada 1 Agustus lalu. Situs streetparade.com mengunggah foto tentang situasi yang sama pada 2019. Jauh sebelum aksi menentang pembatasan sosial yang berlangsung di Berlin, Sabtu lalu. ”Lihatlah momen terindah dari Street Parade 2019.” Begitu penggalan dari keterangan yang diunggah situs Street Parade (bit.ly/2019StreetParade).

Situs milik Hotel Platzhirsch juga mengunggah beberapa foto kemeriahan parade pada 10 Agustus 2019 itu. Street Parade merupakan pesta teknologi terbesar di dunia di Zurich, Swiss. Dalam ulasannya, ada ratusan ribu penggemar musik elektronik dan tekno yang hadir. Mereka bisa berjoget sepuasnya di jalanan sekitar lembah Danau Zurich.

Untuk 2020, situs Street Parade mengunggah sebuah pemberitahuan bahwa penyelenggara membatalkan acara kolosal itu. Jadwal pelaksanaan sebenarnya sudah ditetapkan, yakni 8 Agustus 2020. Namun, karena pandemi Covid-19, Street Parade tidak jadi dilaksanakan. Beberapa dokumentasi kemeriahan Zurich Street Parade 2019 juga disertakan dalam pengumuman itu. Anda bisa melihatnya di bit.ly/2020DiBatalkan.

FAKTA

Foto ratusan ribu orang di jalanan yang diunggah akun Facebook Abi Ridwan merupakan kegiatan Street Parade di Zurich, Swiss, pada Agustus 2019.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c7/fat




Close Ads