JawaPos Radar

Beredar Poster Deklarasi Capres dari KAHMI, Anies Sebut Itu Hoax

12/07/2018, 17:05 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Beredar Poster Deklarasi Capres dari KAHMI, Anies Sebut Itu Hoax
Poster undangan deklarasi dukungan KAHMI untuk Calon Presiden Anies Baswedan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan poster deklarasi capres dirinya atas nama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) adalah hoax. Bahkan dia menyebut berita bohong itu sebuah terorisme mind.

"Iyalah hoax, tidak (ada deklarasi). Cek saja sama KAHMI, tidak ada urusan. Saya bilang kalau mau pakai tempat ini tidak boleh ada kegiatan politik praktis. Nggak boleh,” ujar Anies di Hotel Four Points, Jakarta Pusat, Kamis (12/7).

Sejak kemarin, beredar undangan berupa poster yang menyatakan bahwa KAHMI akan mendeklarasikan Anies sebagai calon presiden. Adapun undangan tersebut juga tercantum pada laman beritajakarta.com.

Tetapi, agenda yang dijadwal akan dihadiri Anies itu merupakan kegiatan halal bi halal bersama KAHMI pukul 19.00 WIB. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu pun menyayangkan berita bohong sudah tersebar ke masyarakat.

"Kalau halalbihalal memang sudah dijadwalkan. Ini ada orang yang bikin, ada saja orang yang waktunya longgar untuk bikin beginian (hoax). Justru itu menunjukkan betapa kita harus selalu recheck, konfirmasi, karena akan selalu ada seperti ini," jelas dia.

Untuk acara nanti malam, Anies menyarankan KAHMI agar tidak mundur. “Kalau malah mereka mundur kalah nih sama pengacau. Jangan sampai kalah sama pengacau. Ini 'terorisme' mind ini,” tandasnya.

Sebelumnya, Presidium KAHMI Siti Zuhro juga telah mengklarifikasi bahwa poster deklarasi tersebut tidak benar. Menurutnya, KAHMI telah berkomitmen tidak menggunakan namanya untuk kepentingan politik praktis.

“KAHMI konsiten menjaga komitmen dan tetap independen, tidak berpolitik praktis karena kahmi bukan parpol dan tidak bisa digunakan sebagai mesin parpol. Pengabdian KAHMI untuk NKRI,” tegas Siti saat dihubungi

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up