alexametrics

Hoax Pemakaman Pembunuh Samuel Patty

11 November 2020, 05:05:56 WIB

PRODUSEN hoax belum kehabisan bahan untuk menyebar kabar palsu tentang Prancis. Kali ini mereka mengunggah video pemakaman seseorang yang dihadiri umat Islam dalam jumlah besar. Katanya, jenazah yang hendak dimakamkan itu adalah pemuda yang memenggal kepala Samuel Patty.

”Jenazah pemuda Islam berbangsa checnya yg memenggal leher Samuel Paty, guru di Prancis yg membuat penghinaan kpd Nabi Muhammad saw melalui karikatur nya telah di bawa pulang ke Chechnya dan di kebumikan di sana sebagai seorang mujahid agung,” begitu keterangan yang ditulis pemilik akun Facebook Izzah Atikah Fauziah pada 2 November 2020.

Situasi di sekitar pemakaman memang menunjukkan ciri-ciri negara Republik Chechnya. Tapi, apakah benar jenazah yang dimakamkan itu adalah Abdullah Anzurov, pemenggal kepala guru di Prancis yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya?

Cek fakta dengan memanfaatkan situs padanan gambar mengarahkan Jawa Pos pada beberapa kanal YouTube yang mengunggah potongan gambar atau bagian video serupa. Salah satunya kanal YouTube milik BBC News pada 8 Agustus 2018. Judulnya menyebutkan bahwa ribuan warga Chechnya datang untuk mengucapkan selamat tinggal kepada pembunuh Yuri Budanov. Mengapa?

Dalam video itu disebutkan bahwa jenazah yang diusung hingga pemakaman tersebut adalah Yusup Temirkhanov. Menurut BBC, Yusup merupakan pria yang dituduh membunuh Kolonel Yuri Budanov dan tidak pernah mengaku bersalah. Anda dapat menyaksikan video itu di di bit.do/KasusLama.

Portal berita berbahasa Rusia kavkaz-uzel.eu juga mengulas pemakaman Yusup Temirkhanov. Pria 48 tahun itu membunuh anggota militer Yuri Budanov pada 10 Juni 2011 setelah Yuri diputus bebas pada Januari 2009 atas kasus penculikan dan pembunuhan penduduk Chechnya berusia 18 tahun, Elza Kungaeva.

Pemakaman Yusup Temirkhanov juga dihadiri Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov. Dia menyatakan belasungkawa kepada kerabat dan menyatakan terpidana itu tidak bersalah. Menurut Kadyrov, ada bukti kuat bahwa Temirkhanov tidak terlibat dalam peristiwa tersebut.

”Kami menganggap Yusup sebagai korban. Kami akan mencari keadilan. Kami mendesak mereka menghormati hukum dan konstitusi serta memperlakukan kami sebagai warga negara Rusia,” jelas Kadyrov kala itu. Anda dapat membacanya di bit.do/Kasus Lawas2018.

FAKTA

Video yang diunggah akun Facebook Izzah Atikah Fauziah pada 2 November 2020 bukan pemakaman pemenggal kepala Samuel Patty. Melainkan pemakaman Yusup Temirkhanov pada Agustus 2018.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c6/fat



Close Ads