alexametrics

Sebar Hoax Penemuan Eril Pakai Foto Tak Terkait

11 Juni 2022, 05:48:11 WIB

KABAR penemuan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, telah tersebar dalam berbagai pemberitaan semalam. Namun, ada saja informasi penemuan Eril, sapaan Emmeril Kahn Mumtadz, yang disertai dengan narasi dan gambar keliru. Misalnya, informasi yang diunggah akun Facebook Nur Aliyah, Kamis (9/6).

’’GEMPAR, Beredar Detik-detik Polisi Maritim Swiss Menemukan Eril Kamil Di Sungai Aare Swiss? Cek Faktanya,’’ tulis akun tersebut dengan menyertakan tautan blog newsuptodate997.blogspot.com (bit.ly/DitemukanEril).

Blog itu benar-benar clickbait. Selain melampirkan kolase foto berbeda dalam thumbnail, tampak keterangan ajakan untuk turut mengecek fakta. Kolase foto itu jelas janggal. Sebab, sungai yang tampak dalam foto berwarna cokelat. Padahal, Sungai Aare di Bern, Swiss, cukup bening. Dan, tak lazim Kepolisian Bern, Swiss, secara vulgar mendokumentasikan proses evakuasi jenazah.

Lantas apakah benar, dua foto itu mewakili pencarian Eril? Berdasar penelusuran, foto kiri yang memperlihatkan petugas membawa brankar pasien dengan jenazah itu tidak berkaitan dengan Eril.

Portal berita kenyans.co.ke menggunakan foto itu 25 September 2018. Judul beritanya berbunyi, Kenyan Woman in US Found Dead After Missing for 1 Month. Penemuan itu bermula setelah keluarga wanita tersebut melaporkan salah satu anggota keluarganya hilang. Pada saat itu petugas melihat sebuah mobil terguling dari jalan raya dan mendarat di dasar sebuah tanggul. Saat pemeriksaan, mereka menemukan tubuh wanita dan paramedis menyatakan Wamaitha meninggal di tempat kejadian. Anda dapat membacanya di bit.ly/MayatWanita2018.

Lalu, foto kanan juga tak berkaitan dengan Eril. Portal berita Capital Newspaper mengunggah foto identik pada 2014. Nah, kepolisian menemukan mayat pria mengambang itu di Sungai Msunduzi dekat kampus DUT, di luar Woodhouse Road, London, Inggris.

Letnan Jack Haskins dari tim pencarian dan penyelamat yang berada di tempat kejadian mengatakan, penyebab kematian belum diketahui. Dia menduga mayat berada di dalam air sudah lebih dari seminggu. Anda dapat membacanya di bit.ly/MayatLondon2014.

Nah, kabar terbaru, jenazah Eril memang sudah ditemukan pihak berwajib. Hal itu disampaikan Kantor Kejaksaan Bern-Mittelland dalam bahasa Jerman yang dimuat di laman Kepolisian Bagian Canton Bern, Swiss, pada Kamis (9/6).

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c7/jun

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads