alexametrics

Penyebar Hoax Tuduh Puan Rangkap Jabatan setelah Jadi Ketua DPR

9 Oktober 2019, 20:04:48 WIB

JawaPos.com – Setelah dilantik menjadi ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 1 Oktober 2019, Puan Maharani langsung diserang kabar palsu. Informasi itu beredar dengan tautan blog clikbait. Disebar dengan narasi yang ngawur. Seolah-olah Puan tidak mundur dari jabatan menteri alias rangkap jabatan.

Salah satu yang menyebar tautan itu adalah akun Facebook Irfain (fb.com/putra.istiqamah) pada 5 Oktober 2019. ”Pintar memang, layak jadi ketua dpr tawwana,” tulis Irfain sembari membagikan link petroksi.blogspot.com. Judulnya berbunyi, Jabatan Menteri Dan Anggota DPR, Puan: Khan Gajinya Dobel.

Jawa Pos juga menemukan satu akun halaman Facebook yang kali pertama menyebar informasi itu. Yakni, Info Terkini (fb.com/pg/infoterkini03) pada 3 Oktober 2019. Akun itu juga mencantumkan tautan petroksi.blogspot.com. Namun, saat diklik, blog itu ternyata sudah dihapus.

Sepertinya, pembuat hoax tentang rangkap jabatan Puan itu telat mengikuti informasi. Sebelum dilantik menjadi ketua DPR, hampir semua media mainstream sudah memberitakan bahwa puan telah mengundurkan diri dari jabatan menteri koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan (PMK).

Misalnya, portal berita JPNN.com yang memberitakan puan mundur dari Menko PMK. Judul beritanya berbunyi, Pamit ke Jokowi, Puan Maharani Mau Pecahkan Rekor. Berita yang terbit pada 1 Oktober 2019 tersebut menyatakan, politikus PDI-P itu mengaku sudah pamitan dan menyatakan mundur dari menteri pada 30 September 2019 kepada Presiden Jokowi.

”Sesuai Undang-Undang, pejabat negara tidak boleh rangkap. Jadi, kemarin, 30 September, saya sudah izin pamit kepada presiden untuk mengundurkan diri sebagai Menko PMK untuk bisa dilantik 1 Oktober sebagai anggota DPR,” papar putri Megawati tersebut. Anda bisa membaca beritanya di bit.ly/SudahMundur.

Terkait pengganti Puan, Presiden Jokowi telah menunjuk Darmin Nasution sebagai pelaksana tugas. Hal itu disampaikan langsung oleh Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Adita Irawati pada 1 Oktober 2019 kepada.

Jadi, jangan percaya dengan hasutan blog clikbait. Cek dulu kabarnya lewat media massa yang kredibel. Apalagi, ada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, khususnya pasal 23, yang melarang menteri merangkap jabatan.

FAKTA

Sebelum dilantik menjadi ketua DPR pada 1 Oktober 2019, Puan Maharani menyatakan mundur dari jabatan Menko PMK pada 30 September 2019.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : zam/c25/fat



Close Ads