alexametrics

Foto Serigala Menarik, Penjelasannya Keliru

9 April 2019, 15:25:52 WIB

JawaPos.com – Foto formasi kawanan serigala menembus bukit bersalju yang beredar di media sosial beberapa waktu terakhir mengundang banyak perbincangan. Selain penampakan yang sangat indah, formasi kawanan serigala itu dianggap bisa menginspirasi para pendaki gunung. Sayangnya, penjelasan yang beredar luas tentang formasi itu keliru.

Misalnya, narasi yang disebar ulang pemilik akun Bagus Sakti Awan Sinaga (fb.com/bagussakti.awansinaga) pada 7 April 2019. Bagus membagikan posting-an milik Beni Satria (fb.com/beni.satria.10). “[Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani] FORMASI SERIGALA saat HIJRAH.” Begitu penggalan status yang di-posting Beni, 5 Maret 2019.

Dalam posting-annya, Beni menjelaskan formasi sesuai dengan lingkaran warna yang membagi kawanan serigala dalam beberapa kelompok. Lingkaran merah tampak mengitari tiga serigala paling depan. Menurut Beni, tiga serigala itu sudah tua dan rentan sakit.

Kelompok kedua adalah 10 serigala tanpa tanda lingkaran yang mengapit kelompok serigala di dalam tanda lingkaran biru. Katanya, sepuluh serigala itu paling kuat dan terbaik. Sementara itu, kelompok di dalam tanda lingkaran biru adalah serigala yang harus dilindungi. Paling belakang, ada satu serigala yang diberi tanda lingkaran hijau. Beni menyebut serigala tersebut sebagai pemimpin.

Beni juga memberi narasi bahwa pemimpin tidak selalu berada di baris depan. Tapi, bagaimana dia melindungi seluruh kelompok agar bisa terus bersama. Sayang, posting-an itu tidak mencantumkan sumber informasi sama sekali. Entah bagaimana cara Beni mengidentifikasi usia dan peran setiap kelompok serigala.

Penelusuran Jawa Pos menemukan foto yang sama di kumpulan foto BBC Frozen Planet-in pictures yang diulas theguardian.com. Foto-foto itu terbit pada 19 Oktober 2011. Dalam keterangannya, kawanan serigala itu disebut sedang berburu bison di lingkaran Arktik Kanada Utara, kawasan Taman Nasional Wood Buffalo.

Kawanan serigala tersebut dipimpin betina alfa. Melakukan formasi satu jalur di salju tebal untuk menghemat energi. Selengkapnya, Anda dapat melihat foto lainnya di bit.ly/PlanetBeku.

Foto itu juga pernah diulas situs pencari fakta snopes.com pada 22 Desember 2015. Judulnya, Do the Oldest and Weakest Wolves Really Lead the Pack? Situs Snopes meluruskan kabar hoax yang menyebut kawanan itu dipimpin serigala paling tua dan lemah.

Menurut Snopes, pelabelan alfa dalam kawanan serigala adalah indukan atau yang mendominasi. Bisa jantan dan betina. Dalam foto yang beredar, serigala terkuat berada di depan. Dia memimpin kelompok untuk menciptakan jalur. Anda dapat mengakses ulasannya di link ini bit.ly/KawananSerigala.

FAKTA

Foto kawanan serigala berjalan di bukit bersalju dipimpin oleh yang paling kuat. Bukan oleh serigala tertua dan paling lemah.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (zam/c6/fat)