alexametrics

Pernyataan Lawas Menhan Prabowo Tak Terkait Seaglider Tiongkok

9 Januari 2021, 05:35:20 WIB

PENEMUAN seaglider di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, pada 26 Desember lalu terus mendapat sorotan publik. Produsen hoax pun tak mau ketinggalan. Mereka mengunggah video pernyataan lawas Menhan Prabowo Subianto yang menyebut bahwa China adalah negara sahabat. Video tersebut kemudian diklaim sebagai tanggapan Prabowo atas temuan seaglider yang kini disebut-sebut sebagai drone China itu.

”Wilayah NKRI Dikencingi drone China. Menhan: China Negara sahabat,” tulis akun Twitter @Cobeh09 pada 4 Januari 2021. Video itu memperlihatkan Prabowo sedang menjawab sejumlah pertanyaan dari para wartawan. Suara pihak penanya sama sekali tidak terdengar. Beberapa kali Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan mencari solusi yang baik. Di akhir video terdengar jelas bahwa Prabowo mengatakan, Tiongkok merupakan negara sahabat (bit.do/SoalDrone).

Namun, ada kondisi yang mencirikan bahwa video itu bukan rekaman peristiwa baru. Yakni, Prabowo Subianto tidak mengenakan masker saat melayani wawancara doorstop para wartawan. Begitu juga orang-orang di sekitar Prabowo. Tidak pakai masker dan tidak menjaga jarak.

Saat ditelusuri, video itu memang telah dipotong. Durasi yang lebih panjang pernah diunggah kanal YouTube milik Kompas TV pada 4 Januari 2020. Unggahan itu diberi judul Prabowo: Terkait Polemik Natuna, China Negara Sahabat.

Pernyataan Prabowo tersebut ternyata berkaitan dengan polemik di Laut Natuna. Saat itu, Menhan mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan perundingan untuk mencari solusi terbaik dalam permasalahan tersebut. ”Kita tentunya masing-masing punya sikap. Kita mencari suatu solusi yang baik. Di ujungnya saya kira kita punya solusi yang baik,” ujar Prabowo di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jumat, 3 Januari 2020, (bit.do/SoalNatuna).

Baca Juga: Sudah Transfer Rp 100 Juta, Gula Pasir Tak Dikirim

Artinya, pernyataan Prabowo dalam video itu tidak berkaitan dengan penemuan pesawat nirawak bawah air oleh nelayan Kepulauan Selayar. TNI-AL pun diberitakan telah meneliti benda tersebut. Menurut Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo, alat tersebut adalah seaglider.

Dikirim tidak untuk kegiatan mata-mata. Seaglider itu disebut mirip argo float. Yakni, kapal survei yang biasa dipakai untuk mengumpulkan data-data di bawah permukaan laut. Mulai kedalaman, arus, sampai struktur. Anda bisa membacanya di bit.do/DitelitiLebihLanjut.

FAKTA

Video yang diunggah akun Twitter @Cobeh09 itu berisi pernyataan Prabowo tentang polemik Laut Natuna, bukan tentang seaglider atau drone yang ditemukan nelayan di perairan Selayar.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c6/fat


Close Ads