alexametrics

Kereta Berhenti karena Masinis Beli Makan? Begini Cerita Sebenarnya

8 November 2019, 15:53:54 WIB

JawaPos.com – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan dengan adanya peristiwa kereta api berhenti tepat di perlintasan sebidang, disebut-sebut karena ada petugas yang membeli makanan di warung. Kejadian tersebut terjadi di stasiun Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa seorang petugas turun tepat di palang pintu perlintasan kereta api?

Menanggapi kabar viral tersebut, Vice President Public Relations PT KAI, Edy Kuswoyo menyampaikan, alasan kereta berhenti bukanlah karena asisten masinis sedang membeli makanan. Ia menyebut bahwa hal tersebut sudah menjadi hal normal di Stasiun Parangkuda.

“Hoax, tidak benar kalau penutupan itu karena menunggu masinis. Itu biasa seperti itu,” jelasnya kepada JawaPos.com, Jumat (8/11).

Berhentinya kereta api yang berimbas pada tertutupnya seluruh palang perlintasan kereta api itu disebabkan adanya proses menaikkan dan menurunkan para penumpang.

“Setiap kereta api yang berhenti di Stasiun Parungkuda, lokomotifnya akan menutup Jalan Parakan Salak yang tepat berada di ujung emplasemen (emplacement) stasiun,” tambahnya.

Pasalnya, stasiun tersebut memiliki area yang kecil dan emplasemen stasiun kurang panjang. Dengan begitu, kepala dari Lokomotif CC 206 13 33 itu pun menjadi ‘offside‘.

“Makanya posisi Semboyan 10 G yang merupakan tanda berhenti lokomotif berada sejajar dengan perlintasan sebidang,” tutur dia.

Kejadian tersebut berlangsung pada 31 Oktober 2019. Kereta tersebut memiliki jadwal keberangkatan dari stasiun Sukabumi pada 15.45 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Bogor pada 17.48 WIB.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads