alexametrics

Heboh Stiker Halal pada Daging Babi

8 Mei 2019, 17:36:38 WIB

JawaPos.com – Hoax yang satu ini bisa membuat geger umat Islam. Bayangkan, ada kabar daging babi segar dalam kemasan yang diberi label halal. Daging itu disebut-sebut berasal dari Singapura dan sudah dipasarkan di Australia.

Di media sosial, kabar itu beredar dalam bentuk foto daging babi segar yang dikemas dalam styrofoam dan dilapisi plastik transparan. Di bagian keterangan produk tertulis fresh pork, diproduksi di Singapura untuk pasar Australia. Tampak pula logo halal yang sedikit menutupi tulisan lokasi produksi.

Salah satu netizen yang menyebarkan kabar itu di Indonesia adalah pemilik akun Facebook Oky Ariano Sobari (fb.com/kicky69). Pada 6 Mei 2019, dia menulis status yang disertai gambar produk daging babi berlabel halal itu. “Inilah bangsat nya cina singapura. Mereka melebeli halal dengan sembarangan ke produk babi,” tulisnya sembari membagikan posting-an milik Kartini Alexander (fb.com/kartini.alexander) pada hari yang sama.

Sebenarnya ada kejanggalan dalam pesan yang disebar akun Oky Ariano dan Kartini Alexander. Di bawah foto daging babi terdapat pesan yang ditulis dalam bahasa Inggris. Isinya berupa imbauan agar tidak mudah percaya pada stiker halal di paket makanan ataupun restoran. Alasannya, siapa pun bisa dengan mudah menggunakan stiker semacam itu untuk kepentingan apa pun.

Jawa Pos menelusuri kabar tersebut dengan berbekal tulisan NTUC Fairprice pada foto kemasan daging babi. Ternyata, foto serupa pernah muncul di portal berita Singapura straitstimes.com. Foto itu melengkapi berita berjudul “Halal” pork label an insensitive hoax: FairPrice. Berita itu terbit pada 27 juni 2014.

Dalam pemberitaannya, Straits Times menjelaskan bahwa gambar daging babi dalam kemasan berlabel halal yang beredar di internet adalah hoax. Gambar yang sama pernah beredar pada 2007. CEO FairPrice Seah Kian Peng mengatakan, di gambar lama itu kemasannya dirusak, lalu tanda halal dipasang dan disebarkan kembali di medsos.

“Kami ingin sekali lagi mengingatkan tentang palsunya gambar itu. Di kemasan aslinya, Fresh Pork itu tidak ada stiker halal dari Dewan Agama Islam Singapura,” jelas Seah Kian Peng. Anda dapat mengakses berita tersebut di bit.ly/HoaxLawas.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (zam/c19/fat)