alexametrics

Produsen Hoax Salah Foto Perempuan Afghanistan Tempo Dulu

7 September 2021, 05:48:31 WIB

NASIB perempuan Afghanistan setelah Taliban kembali berkuasa banyak menjadi pembicaraan di media sosial. Kondisi itu pun dimanfaatkan para pembuat hoax untuk mencari perhatian. Misalnya, yang dilakukan akun Twitter @vivekanandg pada 16 Agustus lalu. Dia mengunggah dua foto yang diklaim sebagai perempuan Afghanistan pada 1970 dan 2021.

”Dua gambar wanita Kabul & 2 realitas mereka. 1970 – 2021 Wanita Afghanistan melakukan perjalanan kembali ke masa lalu dan hanya Tuhan yang tahu kesengsaraan apa yang akan terbentang di depan mereka,” begitu keterangan akun Twitter @vivekanandg pada 16 Agustus 2021 (bit.ly/Perempuan1970)

Dua foto itu memperlihatkan perbedaan gaya berpakaian yang sangat mencolok. Di sebelah kiri tampak para perempuan duduk di taman dengan busana tanpa hijab. Dua perempuan bahkan mengenakan rok mini. Sedangkan foto sebelah kanan memperlihatkan para perempuan dengan busana tertutup dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Namun saat dilakukan penelusuran, foto para perempuan duduk di taman tanpa mengenakan hijab itu pernah diunggah oleh portal foreignpolicy.com pada 16 Februari 2012. Perempuan dalam foto tersebut bukanlah orang Afghanistan. Portal Foreign Policy menyebutkan bahwa foto itu memperlihatkan kondisi ruang tunggu mahasiswa di Universitas Teheran pada 1971.

Dijelaskan, Universitas Teheran dibuka untuk para perempuan pada 1934 ketika perguruan tinggi itu didirikan, jauh sebelum sebagian besar universitas di Amerika Serikat mengintegrasikan wanita ke dalam kelas. Setelah revolusi, perempuan masih diizinkan untuk kuliah di universitas dengan sejumlah pembatasan. Misalnya, duduk di tempat yang terpisah dengan pria. Anda dapat membacanya di bit.ly/MahasiswiIran1971.

Foto sebelah kanan memang memperlihatkan kondisi perempuan Afghanistan. Foto itu diabadikan oleh fotografer Getty Images pada 2012. Keterangan foto menyebutkan bahwa wanita Afghanistan dan anak-anak sedang berada di pusat pendaftaran Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di pinggiran Peshawar pada 19 Juni 2012. Mereka bersiap untuk kembali ke negara asal mereka setelah melarikan diri dari perang saudara dan pemerintahan Taliban.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c6/fat

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads