alexametrics

Hoax Bantuan Seribu Tim Medis Jepang ke Wuhan

7 Februari 2020, 19:43:47 WIB

JawaPos.com – Bantuan beberapa negara ke Tiongkok untuk menghadapi virus korona pun ditunggangi kabar palsu. Contohnya, bantuan dari Jepang. Di Indonesia, tersebar informasi bahwa Negeri Matahari Terbit itu mengirimkan seribu tenaga medis ke Wuhan.

Salah satu yang mengunggah informasi itu adalah pemilik akun Twitter LSL @OrlandoSL01 (bit.ly/1000TenagaMedis) pada 5 Februari 2020. ’’Tim medis dari Jepang (1.000 orang) yg pertama membantu China tiba di WUHAN dalam MISI KEMANUSIAN untuk MENYELAMATKAN Manusia Salute n Respect buat Jepang @APLpangeran1 @andrewenas @aqua220426,’’ tulis akun tersebut sambil mengunggah foto rombongan orang mengenakan rompi dengan emblem bendera Jepang.

Di Facebook, informasi itu lebih dulu menyebar disertai potongan gambar dari portal berita detikNews. Salah satu penyebarnya adalah pemilik akun William Hui (bit.ly/TimMedis). Namun, potongan berita yang ter-capture bukan soal bantuan tenaga medis ke Wuhan. Melainkan upaya pemerintah Jepang memulangkan 200 warga dengan cara mengirimkan pesawat ke Kota Wuhan.

Dua akun tersebut sama-sama mengunggah foto rombongan orang mengenakan rompi dengan emblem bendera Jepang. Namun, jika mengikuti perkembangan berita penanganan virus korona di Wuhan, hingga kini belum ada negara yang mengirimkan bantuan tim medis dalam jumlah besar.

Memanfaatkan situs padanan gambar, foto rombongan orang-orang memakai rompi dengan emblem bendera Jepang itu pernah diunggah portal milik pemerintah Tiongkok, gov.cn, pada 20 Mei 2008. Portal berbahasa Mandarin itu memberi judul Jepang mengirimkan tim penyelamat medis ke daerah yang dilanda gempa di Tiongkok.

Saat itu anggota pertama tim penyelamat dan bantuan medis Jepang bersiap pergi ke Tiongkok. Tim tersebut terdiri atas 22 staf medis profesional. Mereka berangkat dari Bandara Narita di Jepang menuju Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok. Anda bisa melihatnya di bit.ly/TerdampakGempa2008.

Terkait dengan penanganan virus korona, Jepang memang mengirimkan bantuan kepada Wuhan. Bukan seribu tenaga medis, melainkan berupa peralatan pendukung seperti masker wajah dan jas pelindung bagi petugas medis di Hubei. Bantuan itu pernah diberitakan portal japantimes.co.jp pada 29 Januari 2020. Berita tersebut diberi judul Support efforts begin across Japan to help coronavirus-hit Wuhan.

Sementara itu, pengelola situs pencari fakta factcheck.afp.com Filipina telah mengonfirmasi kabar tentang bantuan seribu tenaga medis ke Kedutaan Besar Jepang di Manila. Mereka pun membantah informasi tersebut. ’’Setelah diperiksa lebih lanjut, harap diperhatikan bahwa laporan ini tidak benar.’’ Begitu keterangan kedutaan kepada AFP. Anda dapat membacanya di bit.ly/InformasiSesat.

 

FAKTA

Pihak Jepang telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah mengirimkan seribu tenaga medis ke Wuhan untuk penanganan virus korona. Foto yang diunggah akun Twitter @OrlandoSL01 adalah tim medis Jepang yang berjumlah 22 orang. Mereka dikirim untuk membantu korban gempa Chengdu, Sichuan, Tiongkok, pada 2008.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : zam/c19/fat



Close Ads