alexametrics

Florona Bukan Varian Baru, melainkan Flu dan Covid-19 Bersamaan

7 Januari 2022, 05:48:34 WIB

JAGAT maya diramaikan kemunculan varian baru Covid-19. Baik yang menjadi variant of concern dari WHO (seperti Omicron) maupun tidak (seperti varian IHU dari Prancis). Yang juga mendapat perhatian adalah istilah florona yang katanya merupakan varian baru Covid-19 dari Israel.

”Berita terbaru liputan 6 Covid Varian omicron per tgl 4 januari sudah mncapai 254 kasus di indonesia,Amerika serikat sudah tembus 1jt kasus dunia sedang TDK baik2 saja, tetap patuhi protokol kesehatan, kurangi aktifitas di luar rumah jika tdk perlu2 x Di Israel muncul kasus terbaru yaitu varian Florona,” tulis akun Facebook Jelina Harahap kemarin (bit.ly/VarianFlorona).

Bukan hanya akun Jelina Harahap, melainkan juga akun Facebook lainnya seperti Arief Prasetyono. Ada berbagai macam varian yang muncul, termasuk varian florona (bit.ly/MacamMacamVarian).

Tampaknya, netizen ini belum paham soal varian-varian Covid-19 yang muncul. Padahal, WHO belum merilis varian baru selain Omicron yang dimasukkan ke varian yang mendapatkan perhatian lebih.

Portal berita Business Insider mengulas florona yang ditemukan pada 31 Desember 2021 di Israel. Disebutkan bahwa florona bukanlah varian baru. Melainkan infeksi ganda atau secara bersamaan dari Covid-19 dan influenza. Florona merupakan kombinasi flu dan coronavirus. Menurut ulasan yang terbit pada 4 Januari 2022 itu, florona kali pertama diidentifikasi pada seorang wanita yang melahirkan dan tidak divaksin Covid-19.

Menurut WHO, gejala flu dan Covid-19 yang diderita orang bisa bervariasi. Namun, beberapa gejala umum memang hampir mirip. Misalnya, kehilangan rasa dan bau, menggigil dan batuk, sesak napas, kehilangan selera makan, serta sakit dada terus-menerus. Anda dapat membacanya di bit.ly/BukanVarian.

FAKTA

Florona bukan varian baru Covid-19. Melainkan infeksi pada saat bersamaan dari virus flu dan Covid-19.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c19/jun




Close Ads