alexametrics

Sesatkan Informasi Polisi Tembak Polisi dengan Gambar Keliru

6 Agustus 2022, 05:48:01 WIB

INFORMASI palsu terus membuntuti kasus yang menimpa mantan Kadivpropam Polri Irjen Ferdy Sambo. Kali ini disinformasi menyasar Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E yang mengklaim tak ada baku tembak dengan thumbnail atau cuplikan gambar tentang pemeriksaan seorang tersangka.

’’CERITA IRJEN FERDY SAMBO PALSU!! BHARADA E P4N!K HINGGA KECEPL0SAN,’’ begitu keterangan akun Mujambi. Keterangan akun tersebut dibagikan ulang oleh akun Dunia Politik Indonesia (bit.ly/PengakuanE).

Video dengan gambar thumbnail seorang berbaju oranye yang tengah diperiksa itu dilengkapi dengan keterangan, Tidak Ada Baku Tembak, Bharada E Panik Hingga Keceplosan Begini. Saat video berdurasi 8 menit 35 detik itu dicek, isinya hanya gabungan opini dan pandangan tokoh yang erat kaitannya dengan kasus tersebut.

Tapi, tak ada satu pun narasi. Hanya berisi instrumen dan yang jelas tak ada pernyataan resmi maupun pengakuan dari Bharada E yang diduga terlibat dalam tewasnya Brigadir J.

Dari situ jelas, video tersebut masuk kategori menyesatkan. Hanya menggiring opini tanpa fakta yang jelas. Terlebih, thumbnail gambar yang memperlihatkan seorang tengah diinterogasi itu terkesan sebagai Bharada E, padahal bukan.

Berdasar penelusuran, foto pada thumbnail gambar video unggahan akun Facebook Mujambi tidak berkaitan dengan kasus yang kini menyita perhatian banyak pihak itu. Jawa Pos menemukan foto tersebut beredar sejak Maret 2022.

Salah satunya digunakan keterangan berita oleh portal LKBN Antara dengan judul, Polisi Amankan Wartawan Gadungan Coba Peras Pejabat. Pria berbaju oranye itu berinisial AI. Dia diperiksa polisi setelah mengaku wartawan dan melakukan pemerasan.

Dikisahkan, saat itu aparat Polresta Pekanbaru mengamankan AI, seorang pria yang merupakan wartawan gadungan, setelah mencoba memeras Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Masrul Kasmy pada Maret. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan mengatakan, AI sebelumnya dihubungi perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau terkait upaya pemerasan tersebut.

’’Berbekal bukti-bukti yang cukup, kami amankan tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut,’’ kata Andrie. Sebelumnya, pelaku menemui Plt Kadiskes Riau berbekal kartu pengenal pers yang memperlihatkan jabatannya di MNCTV sebagai editor. Anda dapat membacanya di bit.ly/FotoWartawanPalsu.

Soal perkembangan kasus polisi tembak polisi, menurut Jawapos.com, Irjen Pol Ferdy Sambo rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Lalu, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka. Selengkapnya, Anda dapat membaca di bit.ly/SamboDiperiksa.

FAKTA

Tak ada pernyataan resmi Bharada E dalam video unggahan akun Mujambi. Lalu, foto thumbnail memperlihatkan kasus wartawan gadungan yang memeras pejabat.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c6/jun

Saksikan video menarik berikut ini: