Cerita Covid-19 Malaysia kok Pakai Video Taiwan

6 Juni 2021, 05:48:04 WIB

MALAYSIA kembali memberlakukan lockdown nasional akibat terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19. Kondisi itu dimanfaatkan para pembuat hoax untuk menebar keresahan. Mereka menyebut bahwa kondisi pandemi di Malaysia mulai menyusul India. Kabar itu bahkan dilengkapi video yang menunjukkan sejumlah pasien Covid-19 dirawat di tepi jalan sekitar rumah sakit. ”Malaysia… menyusul India. Tetap jaga prokes demi kesehatan,” tulis akun Facebook Ely Yanto pada 1 Juni 2021.

Dia juga membagikan ulang video pasien Covid-19 sedang dirawat di luar gedung yang berasal dari unggahan akun Facebook Ngatino Tino (bit.ly/DirawatDiLuar). Video berdurasi 24 detik itu direkam dari dalam mobil yang sedang berjalan.

Tampak para pasien dirawat di luar gedung fasilitas kesehatan tanpa sekat maupun pembatas. Sebagian petugas kesehatan terlihat mengenakan APD lengkap. Bunyi ”bip” terus-menerus terdengar dari arah pasien yang menggunakan alat bantu pernapasan.

Malaysia memang memberlakukan lockdown nasional mulai 1 Juni hingga 14 Juni 2021. Akun Twitter resmi Ministry Of Health Malaysia menyebutkan, per 3 Juni 2021 terdapat penambahan kasus baru mencapai 8.209 kasus. Sementara itu, total kematian mencapai 103 orang. Meski demikian, tidak ada pemberitaan yang mengabarkan bahwa rumah sakit melakukan perawatan pasien hingga di pelataran rumah sakit dan di pinggir jalan.

Saat dilakukan penelusuran, video yang sama banyak ditemukan di situs media sosial Weibo. Akun-akun yang mengunggahnya menyebut video itu direkam di Taiwan. ”Kasus kematian baru terus meningkat dan melebihi seratus. Sumber daya medis juga terbatas, dan tekanan pada staf medis juga terus meningkat. Ditambah lagi ketersediaan tempat tidur menipis,” begitu penggalan narasi yang menyertai video itu. Anda dapat melihatnya di bit.ly/kejadianDiTaiwan

Sementara itu, portal berita asal Taiwan, ftvnews.com.tw, mengulas video yang sama pada 31 Mei 2021. Video tersebut direkam pengendara yang kebetulan melintas di depan Rumah Sakit Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taipei. Disebutkan bahwa tidak sedikit warga yang mengeluh lantaran fasilitas medis tak mampu lagi menangani lonjakan pasien. Untuk menghindari penularan, pihak rumah sakit berjanji memasang tirai sekaligus untuk menjaga privasi pasien.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c13/fat

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads