alexametrics

Bukan Penembakan Menara Masjid di Palestina oleh Tentara Israel

6 Maret 2021, 05:48:45 WIB

SEBUAH video yang memperlihatkan menara masjid diberondong senapan mesin menyebar di aplikasi WhatsApp beberapa hari terakhir. Narasi yang menyertainya menyebutkan bahwa kondisi itu terjadi di Palestina. Katanya, tantara Israel menembaki menara masjid yang sedang mengumandangkan azan.

”Tentara yahudi Israhell menembaki menara masjid yang sedang berkumandang adzan di Palestina. Tapi ALLAH SWT tidak izinkan untuk roboh. Tetap kokoh berdiri. Allahu Akbar, Subhanallah. Allah kuasa, makhluk tidak kuasa,” begitu tulisan yang menyertai rekaman itu.

Di Facebook, video yang sama diunggah akun UD Frida pada Rabu 3 Maret 2021. Keterangannya pun sama, bahwa tembakan itu merupakan serangan dari tentara Israel (bit.do/MasjidPalestina).

Pengecekan dengan menggunakan YouTube data viewer menunjukkan, video itu merupakan kejadian lawas. Diunggah oleh kanal milik Michael Moore pada 16 Maret 2008 dengan judul WINTER SOLDIER: U.S. Marines Fire on Mosques Unprovoked.

Video berdurasi 1 menit 38 detik itu tidak memperdengarkan azan sedikit pun. Di kolom keterangan tertera testimoni anggota Marinir AS tertanggal 15 Maret 2008 yang ikut menembaki menara masjid tanpa alasan itu. Dia mengakui bahwa aksi tersebut merupakan pelanggaran internasional. Anda dapat melihatnya di bit.do/MarinirAS

Situs berbahasa Turki timeturk.com pernah mengunggah dan mengulas foto penembakan menara masjid itu pada 24 Maret 2008. Ulasan tersebut mengkritik perlakuan tentara AS yang menembaki menara masjid di Iraq tanpa alasan. Tidak ada baku tembak di luar masjid sehingga tindakan itu dinilai melecehkan umat Islam.

Mengutip situs pencari fakta asal India, altnews.in, penembakan itu terjadi di Iraq. Tidak ada suara azan saat tentara Amerika Serikat memberondong menara masjid. Alt News juga menyertakan sebuah klarifikasi dan kesaksian seorang tentara AS yang saat itu bertugas di Iraq.

Tentara tersebut bernama Jon Turner. Dia mengaku berada di Iraq pada 2006 bersama pasukannya. Menurut Turner, tindakan itu merupakan bentuk luapan kemarahan. ”Menembak ke masjid adalah ilegal kecuali ada baku tembak. Tidak ada kerusakan dari masjid itu. Itu tembakan karena kami marah,” katanya. Anda dapat membacanya di bit.do/KesaksianTentara.

Baca Juga: Empat Mahasiswa Tidak Merasa Patahkan Jari Dokter Reza Zulkarnain

FAKTA

Video menara masjid diberondong peluru itu direkam di Iraq. Penembakan dilakukan sekelompok tentara Marinir AS.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c13/fat




Close Ads