alexametrics

Hoax Video Demo Ricuh Tolak TKA di Kendari

5 Agustus 2020, 05:05:05 WIB

KENDARI dikabarkan memanas. Ratusan warga bentrok dengan aparat kepolisian dalam aksi protes keberadaan tenaga kerja asing (TKA). Kabar itu juga dilengkapi video saling serang antara massa dan petugas kepolisian.

”Kendari tadi jam 13.15. Memanas masalah TKA,” tulis akun Facebook Rio Masteriyo pada Minggu (2/2). Dia juga mengunggah video berdurasi 4 menit 30 detik yang memperlihatkan ratusan warga bentrok dengan aparat di sebuah halaman kantor pemerintahan (bit.ly/KendariTadi).

Video yang sama diunggah akun Instagram abigets. Keterangannya menyebutkan dengan jelas bahwa protes yang dilakukan warga Kendari itu berkaitan dengan kedatangan TKA Tiongkok. ”Soal TKA China; diprotes warga Kendari,” narasi yang ditulis akun abigets.

Aksi demo tersebut sama sekali tidak memperhatikan protokol kesehatan. Warga dan polisi sama-sama tidak mengenakan masker. Mereka sama sekali tidak menjaga jarak satu sama lain. Mengindikasikan bahwa aksi itu bukan kejadian baru.

Memanfaatkan situs padanan gambar, video yang sama ternyata pernah diunggah kanal YouTube milik Arif Chelsea pada 12 Mei 2020. Judulnya Demo Anti Tambang Sape Lambu 2011. Di kolom keterangan juga ditulis, kejadian itu merupakan aksi pembakaran kantor camat Lambu.

Portal berita berdikarionline.com juga pernah mengulas kejadian tersebut dengan judul Kronologi Aksi FRAT Bima Dan Kejadian Terbakarnya Kantor Bupati Bima. Menurut portal tersebut, aksi yang berakhir ricuh itu dilakukan masyarakat Bima yang tergabung dalam Front Rakyat Anti Tambang (FRAT).

Aksi tersebut membawa tiga tuntutan. Pertama, cabut SK Bupati Bima Nomor 188/2010 tentang izin eksplorasi PT SMN. Kedua, pembebasan semua aktivis dan warga yang ditahan kepolisian. Ketiga, penghapusan nama-nama warga dan aktivis yang dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Anda dapat membacanya di bit.ly/AksiTolakTambang.

Beberapa foto tentang kerusuhan itu juga pernah diunggah sebagai pelengkap penjabaran skripsi oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Makassar Satria Imaduddin. Foto melengkapi analisis kebijakan keputusan bupati Bima yang menyetujui penambangan emas di Lambu, Bima, NTB.

FAKTA

Video kerusuhan dan pembakaran itu terjadi di Kecamatan Lambu, Bima, NTB, pada 2011. Saat itu warga memprotes kebijakan bupati Bima yang menyetujui penambangan emas di Kecamatan Lambu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c9/fat



Close Ads