alexametrics

Bukan Kembali ke Indonesia, tapi Hendak Dideportasi ke Timor Leste

5 Januari 2022, 05:48:38 WIB

AKHIR-AKHIR ini kabar tentang warga Timor Leste kembali ke Indonesia menyebar luas di media sosial. Kabar tersebut disebar menggunakan video yang mayoritas memperlihatkan kondisi ratusan orang duduk di halaman sebuah bangunan. Katanya, mereka adalah warga Timor Leste yang ingin kembali ke Indonesia.

”TIMUR LESTE KEMBALI KE INDONESIA.” Begitu tulisan besar dalam video tersebut. Akun Facebook Noeldo Ximenes juga menyebar dengan keterangan dari akun Thyni Tiara Nafie. ”APAKAH BENAR TIMUR LESTE INGIN KEMBALI KE INDONESIA,,,????” tulis akun tersebut pada 26 November 2021 (bit.ly/BalikKeIndonesia).

Dalam video berdurasi 5 menit 4 detik itu diperlihatkan banyak scene dengan berbagai latar belakang yang berbeda. Salah satunya memperlihatkan banyak orang duduk di halaman bangunan pada detik ke-20. Saat ditelusuri, sesi foto detik ke-20 itu tidak berkaitan dengan eksodus kembalinya warga Timor Leste ke pangkuan ibu pertiwi.

Kanal YouTube Kompas TV mengunggah cuplikan tayangan itu pada 20 Agustus 2021. Judul video itu berbunyi Ratusan Warga Timor Leste Dideportase Dari Indonesia. Nah, judulnya saja mempertegas bahwa situasi tersebut bukan eksodus warga Timor Leste, melainkan upaya deportasi warga Timor Leste yang masuk ke Indonesia secara ilegal.

Keterangan kanal video menyebutkan bahwa ada 352 warga asal Timor Leste yang dikumpulkan di markas Kodim 1605/Belu. Ratusan warga itu berkumpul setelah menyerahkan diri untuk dipulangkan ke negara asal mereka. Sebelumnya, mereka masuk ke Indonesia secara ilegal tanpa mengantongi dokumen resmi.

Para warga negara asing tersebut diduga merupakan anggota salah satu perguruan silat yang akan melaksanakan kegiatan di wilayah Kabupaten Belu dan kabupaten lainnya di NTT. Masuknya ratusan pelintas batas ilegal itu membahayakan situasi Indonesia yang saat ini masih dihantui pandemi Covid-19.

Ratusan warga Timor Leste itu kemudian didata petugas imigrasi secara kolektif. Selanjutnya, berdasar kesepakatan kedua negara, mereka dideportasi ke negara asal karena tidak mengantongi dokumen resmi. Berdasar data, dari 352 pelintas batas ilegal tersebut terdapat 24 wanita dan sisanya laki-laki. Anda dapat membaca dan melihatnya di bit.ly/WargaDiDeportasi.

Sementara itu, Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara turut memberitakan pengumpulan warga Timor Leste tersebut.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c19/jun




Close Ads