alexametrics

Syuting Prokes di Hungaria, Bukan untuk Publikasi Varian Baru

4 Desember 2021, 05:48:46 WIB

REKAMAN video yang memperlihatkan tiga orang memakai baju hazmat baru-baru ini beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan tiga orang mendorong brankar. Katanya, situasi itu berkaitan dengan keberadaan varian yang akan muncul lagi. Memang tidak dijelaskan langsung terkait Covid-19 varian Omicron. Namun, persebaran video tersebut saat Omicron sedang hangat diberitakan bisa saja menimbulkan disinformasi.

’’Varian palsu dunia tipu-tipu dah nak start kembali. Enjoy the show. Lights, Camera…. fake news!!,’’ tulis akun Facebook Eddy Abdul dengan bahasa Melayu yang kental. Video tersebut lantas disebarkan, seperti yang dilakukan akun imi Ami di grup dalam negeri.

Video yang terkesan direkam dari ketinggian itu memang memperlihatkan tiga orang mengenakan baju hazmat yang mendorong brankar. Satu orang tampak membawa tas merah. Lalu, ada juga yang membawa stik mik panjang. Nah, tak lama setelah itu, rombongan yang berjalan pun kembali ke sebuah mobil (bit.ly/VarianBaruAkting).

Rekaman 33 detik itu memang memperlihatkan sedang syuting. Penelusuran menggunakan situs padanan gambar mengarahkan Jawa Pos pada posting-an video di Facebook yang diunggah Orban Viktor atau Viktor Mihály Orbán, perdana menteri Hungaria. Dia mengunggah video itu pada 5 Juni 2021 sembari menulis keterangan berbahasa Magyar dengan judul Köszönjük. Artinya, terima kasih.

Cuplikan video yang dibagikan akun Eddy Abdul tersebut identik dengan video politikus Hungaria. Terutama pada detik ke-23 yang memperlihatkan tiga orang memakai baju hazmat mendorong brankar. Satu orang memakai tas medis merah. Situasi pagar dan jalur pedestrian mirip dengan video yang direkam dari dalam gedung tinggi. Anda bisa melihatnya di bit.ly/VideoTerimaKasih.

Video posting-an politikus Hungaria itu merupakan kampanye melawan pandemi Covid-19. Memang akting, tapi tidak berarti menjelaskan varian baru seperti Omicron. Lagi pula, video tersebut ada sejak Juni 2021. Sedangkan WHO menetapkan Omicron masuk dalam variant of concern (VOC) itu 24 November 2021.

Penelusuran lainnya, Jawa Pos menemukan portal berbahasa Bosnia, raskrikavanje.rs. Judul ulasan tersebut bila diterjemahkan menjadi, Bagaimana video promo Orban menjadi “bukti” bahwa pandemi itu diarahkan. Video itu merupakan kampanye untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Upaya menekan pandemi dilakukan dengan kerja kolektif semua pihak. Termasuk tenaga kesehatan, warga yang tetap di rumah, dan peran aktif aparat.

Situs itu juga menjelaskan beberapa tanda identik. Misalnya, petugas medis memiliki ransel merah di punggungnya, dokter memiliki tas di bahu kirinya, bantal brankar, bentuk pagar sebelah kanan yang dilewati dokter, dan pintu gerbang. Anda dapat membacanya di bit.ly/HoaxRekayasaVarian.

FAKTA

Rekaman video merupakan syuting kampanye protokol kesehatan di Hungaria. Bukan akting tentang varian baru Covid-19.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c7/jun




Close Ads