alexametrics

Tudingan yang Salah tentang Banjir Pekalongan

3 Maret 2021, 05:48:59 WIB

PEMBUAT kabar palsu yang satu ini, rupanya, sedang bingung. Menuduh peristiwa banjir di Pekalongan tidak pernah diliput satu pun media televisi. Namun, dia mengunggah foto yang dimuat salah satu portal berita arus utama, iNews. Bisa dipastikan musibah itu menjadi perhatian banyak media, termasuk berbagai televisi di tanah air.

”Ini adalah banjir di Pekalongan yg tidak diliput TV, coba kalo terjadinya di Jakarta, babak belur Pak Anies,” tulis akun tersebut pada 23 Februari 2021. Posting-an itu dilengkapi kolase foto yang memperlihatkan pedagang sayur di perumahan berjualan dengan menaiki perahu (bit.do/TidakDisiarkanTV).

Saat ditelusuri, keseluruhan foto dalam kolase tersebut pernah diunggah portal berita iNews.id pada 22 Februari 2021. Judulnya berbunyi Banjir Pekalongan Belum Surut, Pedagang Sayur Keliling Pakai Perahu. Foto itu diabadikan fotografer LKBN Antara Harviyan Perdana Putra. Keterangan foto tersebut menjelaskan bahwa ada warga yang berjualan sayur keliling dengan menggunakan perahu di perumahan terdampak banjir di Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (22/2). Anda dapat membacanya di bit.do/JualSayur.

Peristiwa itu juga diliput media televisi tvOne dan diunggah di kanal YouTube resmi mereka, tvOneNews, pada 23 Februari 2021. Judulnya berbunyi Terjang Genangan Banjir, Warga Pakai Perahu Jual Sayur-mayur. Tayangan tersebut mematahkan tudingan bahwa tidak ada satu pun media televisi yang memberitakan banjir Pekalongan. Anda dapat melihatnya di bit.do/BeritaTvOne.

Media televisi CNN Indonesia juga menayangkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan banjir Pekalongan. Contohnya, tayangan berjudul Bosan, Warga Memancing di Tengah Kepungan Banjir yang juga diunggah di kanal YouTube mereka pada 19 Februari 2021. Tampak warga sedang memancing dan menjala ikan di Kanal Banjir Timur. Bahkan, ada yang memancing di genangan di dekat rumahnya. Hasilnya, ikan nila yang tertangkap bisa menjadi santapan di tengah banjir (bit.do/WargaMancing).

Jadi jelas, hampir semua media televisi di tanah air telah menayangkan peristiwa banjir Pekalongan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c14/fat




Close Ads