alexametrics

Video Lawas Warga Yahudi Bakar Bendera Israel

1 Juni 2021, 05:48:34 WIB

AKUN Facebook Sipit membagikan dua video tentang aksi warga Yahudi yang memprotes pemerintah Israel. Yang pertama memperlihatkan aksi pembakaran bendera Israel. Video kedua memperlihatkan solidaritas warga Yahudi di Inggris terhadap rakyat Palestina.

”BENDERA ISRAHELL DI BAKAR RAKYATNYA SENDIRI APA KABAR YAHUDI PESEK,” tulis akun tersebut pada 20 Mei 2021.

Unggahan itu mengesankan bahwa protes warga Yahudi tersebut terjadi setelah aksi pendudukan Israel terhadap permukiman warga Palestina di Sheikh Jarrah, Jerusalem Timur. Terlebih, ada tulisan ”Yahudi Pesek” yang baru-baru ini sering digunakan untuk menyebut buzzer pendukung Israel di Indonesia (bit.ly/MembakarBendera).

Solidaritas masyarakat Yahudi atas penderitaan warga Palestina memang ada. Misalnya, pada video kedua yang diunggah akun Facebook Sipit. Video yang sama diunggah kanal YouTube milik TRT World pada 14 Mei 2021. Judulnya berbunyi, Orthodox Jews show solidarity with Palestinians. Keterangan kanal tersebut mengutip perkataan salah satu orang Yahudi yang menunjukkan solidaritasnya terhadap warga Palestina. ”Kami orang Yahudi malu dengan apa yang terjadi di sana, di negara Israel,” kata salah satu orang Yahudi ortodoks yang berdemonstrasi di London, Inggris. Anda dapat menyaksikannya di bit.ly/DemoDiLondon.

Namun, video pertama atau yang di sebelah kiri tidak berkaitan dengan konflik dua negara tersebut. Aksi pembakaran bendera Israel oleh orang Yahudi dalam video itu terjadi dua tahun lalu. Video yang sama pernah diunggah portal berita ahaber.com.tr pada 4 Juli 2019 dengan judul Yahudi Ultraortodoks Membakar Bendera Israel. Aksi tersebut dilakukan sebagai protes gara-gara polisi Israel menembak mati pemuda Yahudi kelahiran Ethiopia yang tidak bersenjata.

Warga negara Israel yang tewas itu bernama Solomon Tekah. Dia ditembak polisi pada Minggu, 30 Juni 2019, di Kota Kiryat Haim, Israel Utara. Penembakan tersebut menuai protes keras dari banyak kalangan, termasuk kaum Yahudi ultraortodoks dengan membakar bendera Israel. Mereka menyatakan bahwa negara Israel tidak mewakili orang Yahudi. Negara itu dianggap telah tunduk pada kepentingan Zionis. Dan, bagi Yahudi ultraortodoks, keberpihakan itu membuat mereka tidak aman lagi.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c14/fat

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads