← Beranda

Jadwal Imsakiyah 10 Ramadhan 1447 H Kabupaten Sleman, Sabtu 28 Februari 2026

Lania MonicaSabtu, 28 Februari 2026 | 03.20 WIB
Ilustrasi jadwal imsakiyah. (Freepik)

JawaPos.com - Hari ke-10 Ramadhan 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Sabtu, 28 Februari 2026, menjadi momentum penting bagi umat Islam di Kabupaten Sleman untuk terus memperkuat kualitas ibadah. Setelah melewati sembilan hari puasa, menjaga konsistensi menjadi tantangan tersendiri.

Di sinilah nilai kesabaran dan keteguhan hati diuji, agar semangat beribadah tetap terjaga hingga akhir bulan suci.

Kabupaten Sleman yang dikenal dengan lingkungan religius dan suasana yang kondusif menjadikan Ramadhan terasa lebih khusyuk.

Agar pelaksanaan sahur, berbuka, dan sholat lima waktu berjalan tepat waktu, masyarakat dapat merujuk jadwal resmi yang dilansir melalui laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pedoman waktu imsakiyah.

Imsak: 04.17 WIB

Subuh: 04.27 WIB

Terbit: 05.40 WIB

Dhuha: 06.08 WIB

Zuhur: 11.55 WIB

Asar: 14.56 WIB

Maghrib (Buka Puasa): 18.02 WIB

Isya: 19.11 WIB

Baca Juga: Ramalan Zodiak Scorpio Sabtu, 28 Februari 2026: Setelah Dihantam Banyak Rintangan, Akhirnya Panen Kepuasan

Puasa dan Tujuan Spiritualnya

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ayat ini menegaskan bahwa puasa bukan sekadar kewajiban menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana membentuk ketakwaan. Ketakwaan tercermin dalam sikap hati-hati terhadap dosa, menjaga lisan dari perkataan sia-sia, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Selain itu, dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 disebutkan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Oleh karena itu, memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam menghidupkan bulan suci.

Keutamaan Puasa dalam Hadis

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini relevan dengan perjalanan puasa yang telah memasuki hari ke-10. Konsistensi dalam ibadah lebih utama daripada semangat besar yang hanya sesaat.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

Pesan ini mengingatkan pentingnya berbagi dan memperkuat solidaritas sosial selama Ramadhan.

EDITOR: Hanny Suwindari