← Beranda

Jadwal Imsakiyah 9 Ramadhan 1447 H Kota Madiun, Jumat 27 Februari 2026

Lania MonicaJumat, 27 Februari 2026 | 06.22 WIB
Ilustrasi jadwal imsakiyah. (Freepik)

JawaPos.com - Memasuki hari ke-9 Ramadhan 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Jumat, 27 Februari 2026, umat Islam di Kota Madiun terus menjalani ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.

Hari-hari di pekan pertama Ramadhan biasanya menjadi fase penyesuaian, dan kini saatnya menjaga konsistensi agar kualitas ibadah semakin meningkat.

Ramadhan bukan hanya momentum spiritual tahunan, melainkan madrasah kehidupan yang melatih kesabaran, kejujuran, serta kepedulian sosial.

Agar ibadah puasa dan sholat berjalan tepat waktu, masyarakat dapat mengacu pada jadwal resmi yang dilansir melalui laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai rujukan waktu imsakiyah dan sholat lima waktu.

Imsak: 04.13 WIB

Subuh: 04.23 WIB

Terbit: 05.36 WIB

Dhuha: 06.03 WIB

Zuhur: 11.50 WIB

Asar: 14.53 WIB

Maghrib (Buka Puasa): 17.58 WIB

Isya: 19.07 WIB

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah 9 Ramadhan 1447 H Kota Banjarmasin, Jumat 27 Februari 2026

Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ayat ini menegaskan bahwa inti dari puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. Takwa berarti menjaga diri dari segala larangan Allah dan menjalankan perintah-Nya dengan penuh kesadaran. Dalam praktiknya, puasa melatih seseorang untuk mengendalikan hawa nafsu, termasuk amarah, perkataan yang sia-sia, dan perbuatan yang tidak bermanfaat.

Selain itu, Allah SWT juga menjelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Oleh karena itu, memperbanyak membaca dan merenungkan Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah puasa.

Keutamaan Puasa dalam Hadis Nabi

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan pahalanya. Satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa di sisi Allah SWT. Balasan bagi orang yang berpuasa tidak dibatasi oleh hitungan tertentu, melainkan sesuai dengan kehendak dan kemurahan Allah.

Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pesan ini menjadi penguat bahwa Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amal dan memperbaiki diri.

EDITOR: Hanny Suwindari