← Beranda

Jadwal Imsakiyah 6 Ramadhan 1447 H Kota Mojokerto, Selasa 24 Februari 2026: Lengkap Dengan Waktu Buka Puasa dan Waktu Shalat

Lania MonicaSelasa, 24 Februari 2026 | 06.25 WIB
Ilustrasi Jadwal Imsakiyah 6 Ramadhan 1447 H Kota Mojokerto (Freepik)

JawaPos.com - Hari ke-6 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah menjadi kesempatan berharga bagi umat Muslim di Kota Mojokerto untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui ibadah puasa serta amalan lainnya.

Mengetahui jadwal imsakiyah sangat penting agar sahur tidak terlewat, berbuka puasa tepat waktu, serta sholat lima waktu dapat dilaksanakan sesuai ketentuan.

Selain menjadi panduan ibadah, jadwal ini juga membantu masyarakat mengatur aktivitas harian selama Ramadhan agar tetap produktif tanpa mengurangi kekhusyukan beribadah.

Waktu-waktu berikut dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai sumber resmi jadwal sholat dan imsakiyah di Indonesia.

Imsak: 04.09 WIB

Subuh: 04.19 WIB

Terbit: 05.32 WIB

Dhuha: 05.59 WIB

Zuhur: 11.47 WIB

Asar: 14.52 WIB

Maghrib (Buka Puasa): 17.55 WIB

Isya: 19.05 WIB

Keutamaan Puasa Ramadhan dalam Islam

1. Puasa sebagai Sarana Meningkatkan Ketakwaan

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 bahwa puasa diwajibkan agar manusia menjadi pribadi yang bertakwa. Ketakwaan ini diwujudkan dengan menjaga diri dari hal-hal yang dilarang serta memperbanyak amal saleh selama Ramadhan.

Puasa melatih kesabaran, pengendalian diri, dan keikhlasan, sehingga menjadi proses pembentukan karakter yang lebih baik.

2. Ramadhan adalah Bulan Penuh Rahmat dan Ampunan

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa setiap Muslim memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan pengampunan Allah SWT dengan menjalankan puasa secara sungguh-sungguh.

3. Pahala Puasa Dilipatgandakan oleh Allah SWT

Dalam hadis qudsi disebutkan bahwa Allah SWT berfirman, puasa adalah ibadah yang balasannya langsung diberikan oleh-Nya. Hal ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa dibandingkan amalan lainnya.

Puasa tidak hanya bernilai ibadah fisik, tetapi juga ibadah batin yang memperkuat hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta.

EDITOR: Hanny Suwindari