JawaPos.com - Memasuki hari ke-6 Ramadhan 1447 H, umat Muslim di Kota Magelang diharapkan semakin meningkatkan kualitas ibadah puasa dengan menjaga ketepatan waktu imsak, sholat wajib, serta memperbanyak amal kebaikan.
Mengetahui jadwal imsakiyah menjadi hal penting agar sahur tidak terlewat dan ibadah dapat dijalankan dengan lebih tertib sesuai tuntunan syariat.
Jadwal imsakiyah juga menjadi pedoman harian bagi masyarakat untuk mengatur aktivitas, mulai dari sahur, bekerja, hingga berbuka puasa tepat waktu.
Informasi waktu sholat ini dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Imsak: 04.18 WIB
Subuh: 04.28 WIB
Terbit: 05.41 WIB
Dhuha: 06.08 WIB
Zuhur: 11.56 WIB
Asar: 15.01 WIB
Maghrib (Berbuka): 18.04 WIB
Isya: 19.14 WIB
Keutamaan Puasa Ramadhan dalam Al-Qur’an dan Hadis
1. Puasa sebagai Jalan Meraih Takwa
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan utama puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan membentuk pribadi yang bertakwa. Puasa melatih kesabaran, kejujuran, serta pengendalian diri dalam setiap keadaan, bahkan ketika tidak ada orang lain yang melihat.
2. Puasa Memiliki Ganjaran Istimewa dari Allah SWT
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan, satu kebaikan sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
Hadis ini menunjukkan bahwa pahala puasa memiliki keistimewaan yang tidak terbatas. Allah SWT sendiri yang langsung memberikan balasan, menandakan betapa agungnya ibadah ini dibandingkan amal lainnya.
3. Puasa Menjadi Perisai dari Perbuatan Buruk
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Puasa adalah perisai. Maka apabila seseorang berpuasa, jangan berkata kotor dan jangan bertindak bodoh.” (HR. Bukhari)
Puasa berfungsi sebagai benteng spiritual yang menjaga seseorang dari dosa, amarah, dan perilaku negatif. Oleh karena itu, Ramadhan menjadi momentum memperbaiki akhlak sekaligus memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.