← Beranda

Jadwal Imsakiyah Kota Magelang Jumat 20 Februari 2026: Panduan Waktu Puasa 2 Ramadan 1447 H

Lania MonicaJumat, 20 Februari 2026 | 06.35 WIB
Ilustrasi Jadwal Imsakiyah Kota Magelang Jumat 20 Februari 2026 (Freepik)

JawaPos.com - Memasuki hari kedua Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim di Kota Magelang menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan dan harapan meraih keberkahan. Mengetahui jadwal imsakiyah menjadi pedoman penting agar pelaksanaan sahur, berbuka puasa, serta salat lima waktu dapat dilakukan secara tepat sesuai tuntunan agama.

Ketepatan waktu dalam beribadah selama Ramadan memiliki makna mendalam, karena melatih kedisiplinan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah SWT. Dengan mengikuti jadwal resmi, umat Islam dapat mengatur aktivitas harian tanpa mengurangi kualitas ibadah di bulan suci yang penuh rahmat ini.

Dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Magelang pada Jumat, 20 Februari 2026 bertepatan dengan 2 Ramadan 1447 H.

Imsak: 04.17 WIB

Subuh: 04.27 WIB

Terbit: 05.40 WIB

Duha: 06.08 WIB

Zuhur: 11.56 WIB

Asar: 15.04 WIB

Magrib (Buka Puasa): 18.05 WIB

Isya’: 19.15 WIB

Waktu Magrib menjadi penanda berakhirnya puasa. Umat Muslim dianjurkan untuk segera berbuka dengan makanan sederhana dan melanjutkannya dengan salat Magrib sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan sepanjang hari.

Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang memiliki tujuan membentuk pribadi bertakwa. Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi sarana pendidikan spiritual untuk meningkatkan ketakwaan, pengendalian diri, serta kepedulian terhadap sesama.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki ibadah lainnya. Dalam hadis qudsi disebutkan:

“Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hal ini menunjukkan bahwa pahala puasa diberikan langsung oleh Allah SWT dengan balasan yang tidak terbatas.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pintu bernama Ar-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menggambarkan kemuliaan orang yang menjalankan puasa dengan penuh keimanan dan keikhlasan, hingga mendapatkan tempat istimewa di sisi Allah SWT.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho