← Beranda

Doa Awal Ramadhan yang Diajarkan Rasulullah Lengkap dengan Lafaz Arab, Latin, dan Artinya

Silvia SulistiaraJumat, 28 Februari 2025 | 23.00 WIB
Ilustrasi orang yang sedang berdoa. (Freepik)

 


JawaPos.com - Bulan Ramadhan 1446 H segera tiba, dan umat Islam di Indonesia bersiap menyambutnya. Momen ini menjadi waktu yang dinanti karena merupakan bulan penuh berkah dan ampunan.

Untuk menyambut datangnya bulan suci, umat Islam dianjurkan membaca doa khusus di awal Ramadhan. Doa ini bertujuan memohon keselamatan, kelancaran ibadah, dan perlindungan dari berbagai keburukan selama menjalani bulan Ramadhan.

Salah satu doa awal Ramadhan yang diajarkan Rasulullah SAW tercatat dalam riwayat Imam At-Thabrani dan Imam Ad-Dailami.

Dilansir dari NU Online pada Jumat (28/2), berikut adalah bacaan doa tersebut dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ

Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.

Artinya: "Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadhan."

Doa ini mencerminkan harapan agar dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar, dijauhkan dari gangguan, dan memperoleh keberkahan sepanjang bulan tersebut.

Selain doa di atas, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa lain yang dapat dibaca ketika melihat hilal atau bulan sabit sebagai tanda masuknya bulan Ramadhan. Doa ini diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud:

هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ (مرتين)، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ (ثلاث مرات)، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا

Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā’a bi syahri kadzā.

Artinya: "Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini."

Doa ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah atas kesempatan memasuki bulan baru yang penuh berkah. Dengan membacanya, diharapkan Allah memberikan petunjuk dan kebaikan sepanjang bulan Ramadhan.

Syekh Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitab Ithafu Ahlil Islam bi Khushushiyyatish Shiyam juga mencatat redaksi lain dari doa awal Ramadhan yang tak kalah penting. Doa ini memohon kebaikan di bulan Ramadhan dan perlindungan dari segala keburukan:

اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ

Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīmi. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzas syahri, wa a‘ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.

Artinya: "Allah Maha Besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang Maha Agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar."

Membaca doa ini di awal Ramadhan menjadi amalan yang dianjurkan sebagai bentuk ketundukan dan pengharapan kepada Allah. Dengan doa ini, umat Islam berharap mendapatkan limpahan rahmat dan dijauhkan dari segala marabahaya selama Ramadhan.

Selain membaca doa, umat Islam juga disarankan memperbanyak amal ibadah seperti salat sunah, membaca Al-Qur'an, dan bersedekah. Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah.

Bulan suci ini juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan. Setiap doa yang dipanjatkan di bulan Ramadhan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah.

Dengan memahami dan mengamalkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW, umat Islam diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan penuh keberkahan dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Penulis: Silvia Sulistiara

EDITOR: Novia Tri Astuti