alexametrics
Festival Ramadan 2019

Khofifah dan Arumi pun Bernyanyi

27 Mei 2019, 15:29:36 WIB

JawaPos.com – Penutupan Grand Final Festival Ramadan 2019 menjadi ajang guyub antara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parwansa dan masyarakat. Dia menyanyi sambil menyapa masyarakat yang hadir pada penutupan tersebut. Suasana gayeng pun terwujud di halaman Masjid Al Akbar Surabaya.

Khofifah menyanyikan dua lagu, yakni Ya Maulana dan Sholatun Bissalamil Mubin. El Kiswah Gambus Band mengiringi Khofifah yang menyanyi sambil menyapa pengunjung. Dia bersalaman dengan warga yang lesehan di depan panggung.

Nur Cita Qomariyah, vokalis El Kiswah Band, turut mendampingi Khofifah yang bernyanyi sambil menyalami warga. Sesekali, dia mengisi vokal saat Khofifah tidak sempat mengucap lirik dua lagu tersebut.

Warga yang semula lesehan kemudian berdiri dan berusaha menghampiri Khofifah. Mereka ingin bersalaman atau mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan telepon seluler.

Bukan hanya Khofifah yang diajak maju El KIswah Band untuk bernyanyi di depan panggung. Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Bachsin juga ditarik Nur Cita untuk menyanyi ke depan.

Sayang, Arumi tidak hafal lagu gambus berjudul Nawarti Ayyami. “Saya enggak hafal lagunya,” ucap Arumi saat ditarik Nur Cita ke depan. Ucapan tersebut tidak digubris Cita. Istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak itu tetap digiring maju ke depan.

FESTIVAL RAMADAN 2019 yang digelar JAWA POS (DIMAS MAULANA/JAWA POS)

Khofifah menyatakan senang dengan rangkaian Festival Ramadan 2019 yang diawali audisi di lima daerah, yakni Pamekasan, Lumajang, Kota Malang, Kota Madiun, dan Bojongeoro. Menurut Khofifah, seni Islam sangat indah. Sejatinya, Islam itu merangkul, bukan memukul. Seni hadrah al-banjari dan musik patrol kreasi sudah menunjukkan itu. ”Tradisi ini harus dilestarikan,” ucapnya.

Dia juga mengatakan bahwa event yang diprakarsai Jawa Pos, Pemprov Jatim, dan Polda Jatim itu memberikan wadah bagi pelaku seni di daerah. Mereka bertemu dan bersilaturahmi. ”Banyak nilai positif dari event ini,” ungkapnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengapresiasi event tersebut. Dia yakin event itu semakin menguatkan persatuan dan kesatuan masyarakat Jawa Timur. ”Kesenian ini menjadi penyemangat kebersamaan antarwarga,” ucapnya.

Penutupan event yang didukung Luwak White Koffie, Go-Jek, serta Bank Jatim itu juga dihadiri Kapolres Surabaya Kombespol Sandi Nugroho, Diribinmas Kombespol Iwan Setyawan, Pemimpin Redaksi Jawa Pos Abdul Rokhim, perwakilan dari Masjid Al Akbar H Dr Sudjak, serta beberapa tamu undangan.

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Abdul Rokhim mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim, Polda Jatim, dan seluruh Bakorwil di Jawa Timur yang terus mendukung acara tersebut. Termasuk Luwak White Koffie dan Go-Jek yang selalu bersama saat road show hingga grand final.

Dia mengatakan, Jawa Pos memiliki tanggung jawab besar untuk mengembangkan Jawa Timur. Kegiatan itu adalah upaya Jawa Pos dalam mengembangkan potensi seni di daerah. ”Kami bersyukur kegiatan ini berlangsung lancar hingga selesai,” ucapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (riq/c6/tom)