JawaPos Radar

Jenis Mobil Bekas Paling Banyak Diincar Jelang Mudik Lebaran

Konsumen memilih tukar tambah

25/05/2018, 11:11 WIB | Editor: Ilham Safutra
Jenis Mobil Bekas Paling Banyak Diincar Jelang Mudik Lebaran
Pasar mobil bekas saat mudik mulai menggairahkan (Toni Suhartono/Indopos)
Share this image

Menjelang masa libur Lebaran menjadi sebuah peak season bagi industri otomotif. Sebab, tradisi mudik atau pulang kampung mendorong masyarakat untuk mendapatkan kendaraan roda empat untuk digunakan bepergian. Di samping penjualan produk baru, tren permintaan kendaraan bekas selalu diminati saat momen itu.

---

PRESIDEN Direktur Mobil88 Fischer Lumbantoruan menyebutkan bahwa tren pembelian mobil bekas jelang Lebaran di Mobil88 meningkat sekitar 15 persen daripada bulan biasa. Pada musim Lebaran 2017, perusahaan itu berhasil menjual 1.900 mobil. "Untuk mudik 2018, kami menargetkan 2.000 mobil terjual," ujar Fischer.

Jenis Mobil Bekas Paling Banyak Diincar Jelang Mudik Lebaran
Mobil pribadi yang memadati jalan tol saat arus mudik 2017. (RAKA DENNY/JAWAPOS)

Menurut dia, cukup banyak yang melakukan aktivitas tukar tambah untuk keperluan mudik Lebaran. "Biasanya mereka cari tahun kendaraan yang lebih muda atau kelas mobilnya naik," tambah Fischer.

Mengenai model yang paling banyak diburu calon pembeli, lanjut dia, 50 persen masih didominasi MPV. "Paling banyak masih Avanza ya. Kalau bicara mobil bekas di kami itu range-nya antara tiga tahun lalu. Maka, kalau bicara MPV sekitar 2011-2015 rajanya masih Avanza," ungkapnya.

Di bawah MPV, model city car mengambil porsi sekitar 20 persen, lalu SUV 15 persen. Sisanya menjadi milik sedan dan model-model lainnya. Fischer mengatakan, tren pada mobil bekas masih bergantung dengan tren kendaraan baru. Dalam kurun tiga tahun dari sekarang, diprediksi porsi SUV dan city car memberikan kontribusi yang semakin besar mengimbangi MPV.

Sejalan dengan tren kenaikan SUV dalam dua tahun belakangan atau sejak 2016 yang terjadi secara global, penjual mobil bekas memprediksi mulai menuai hasilnya tiga tahun setelah periode pembelian mobil baru atau dimulai pada 2019.

"Kalau bicara tren global, sebenarnya dua tahun ini ada pergeseran. Dulu masyarakat tahunya MPV, dua-tiga tahun belakangan mulai ada kenaikan pada city car dan SUV," urai Fischer.

Menurut dia, alasan produk dengan usia tiga tahun baru akan meramaikan bursa mobil bekas adalah banyaknya konsumen yang sudah melunasi angsuran rata-rata selama kurun itu. Mereka berpotensi menjual kendaraannya untuk menukar tambah sehingga stok mobil bekas akan tersedia lebih banyak ketimbang saat ini.

Berbicara mengenai gemuknya pasar mobil bekas MPV, produk baru Mitsubishi yang cukup fenomenal, yakni Xpander, ternyata belum menampakkan traffic yang signifikan di bursa mobil bekas. "Belum sampai setahun. Jadi masih jarang banget orang yang jual mobilnya," ujar Fischer.

Penjualan mobil bekas di Mobil88 dari Januari sampai April 2018 tercatat sebanyak 6.700 mobil dengan rata-rata penjualan per bulan lebih dari 1.670 unit. Sementara itu, kenaikan tren permintaan mobil bekas jelang Lebaran mulai dirasakan sejak April.

"Mulai pertengahan April sampai Lebaran nanti itulah masa-masa peak-nya orang cari mobil," ujar Fischer. 

(agf/c25/sof)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up