Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 April 2024 | 01.45 WIB

Catat Niat Zakat Fitrah dan Tata Cara Pembayarannya, Jelang Lebaran Jangan Sampai Lupa Tunaikan Kewajiban

Ilustrasi zakat fitrah. - Image

Ilustrasi zakat fitrah.

JawaPos.com - Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, umat Muslim di seluruh dunia memasuki momen yang penuh keberkahan dan kegembiraan. Selain merayakan kemenangan spiritual setelah menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah, umat Muslim juga diberikan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama melalui menunaikan zakat fitrah.

Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap individu Muslim yang mampu, yang memiliki makna mendalam sebagai wujud kepedulian terhadap mereka yang kurang mampu.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama No 52 Tahun 2014, Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha yang dimiliki oleh orang Islam untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam.

Zakat fitrah merupakan kewajiban zakat yang harus dikeluarkan oleh umat Muslim baik lelaki atau perempuan, menjelang perayaan Idul Fitri atau selama bulan suci Ramadan. Besaran zakat fitrah ditetapkan setara dengan 3,5 liter atau 2,7 kilogram dari bahan makanan pokok.

Berikut syarat untuk seorang Muslim ketika membayar zakat fitrah:

1. Beragama Islam
2. Hidup pada saat bulan Ramadhan;
3. Memiliki kelebihan kebutuhan pokok untuk malam dan hari raya idul fitri;

Di Indonesia, umumnya zakat fitrah disalurkan dalam bentuk beras, disesuaikan dengan makanan pokok masyarakat. Terdapat alternatif lain juga untuk zakat fitrah juga bisa dibayarkan dengan uang tunai yang nilainya setara dengan harga bahan makanan pokok.

Dalam pelaksanaannya selain memiliki niat yang tulus, penting bagi setiap Muslim untuk memahami bagaimana tata cara pembayaran zakat fitrah dengan benar guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan agama.

Dengan tulisan ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai niat zakat fitrah dan tata cara untuk melakukan pembayarannya, sehingga menjelang lebaran, tidak ada yang terlupa dalam menjalankan kewajiban agama yang mulia ini.

Dilansir dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), berikut tata cara pembayaran serta niat zakat fitrah:

1. Telah masuk waktunya

Waktu yang tepat bagi umat Muslim untuk menunaikan zakat fitrah, dimulai sejak awal bulan Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri. Namun, terdapat waktu yang dianjurkan untuk menunaikannya pada waktu setelah subuh pada tanggal 1 Syawal hingga sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.

2. Hitung Besaran Zakat Fitrah

Sebelum memberikan zakat fitrah kepada yang berhak, penting untuk menghitung besarnya dengan cermat. Besaran yang telah ditetapkan adalah 1 shaq kurma/gandum, yang setara dengan 2,5 kg beras. Besaran ini merupakan minimal yang harus diberikan tidak boleh kurang dari ketentuan, namun memberikan lebih dari jumlah tersebut juga diperbolehkan.

3. Membaca Niat Zakat Fitrah

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore