JawaPos Radar

Kendaraan Masuk Sumbar Naik 120 Persen, Laka Lantas Menurun

15/06/2018, 09:51 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Kendaraan Masuk Sumbar Naik 120 Persen, Laka Lantas Menurun
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Singgamata. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Meski arus lalu lintas (lalin) mayoritas lancar di seluruh jalur mudik Sumatera Barat (Sumbar) terpantau lancar, namun intensitas pengguna jalan lebaran 1439 hijriah ini, jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Dari catatan Ditlantas Polda Sumbar, hingga H - 2 atau Rabu (13/6), lonjakan kedatangan penumpang pesawat mencapai angka 14,9 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan jumlah kendaraan masuk ke wilayah Sumbar meningkat sampai di angka 120 persen.

Dimana, kendaraan dari arah Dharmasraya dari rata-rata 190 kendaraan/jam pada H -8, naik drastis menjadi 430/jam di H-2. Sedangkan dari arah Pekanbaru mencapai 670 kendaraan/jam.

"Para Kasat di beberapa titik macet yang menjadi atensi kami bisa mengurai kemacetan tanpa menyebabkan berhenti total," jelas Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Singgamata, Kamis malam (14/6).

Disamping itu, Polda Sumbar juga mencatat penurunan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) lebih jauh dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga H - 2 idul fitri 1439 hijriah, jumlah laka lantas di arus mudik Sumbar terdata sebanyak 51 kejadian. Dari total laka lantas di operasi ketupat 2018 itu, tercatat sebanyak 12 korban meninggal dunia, 6 orang luka berat dan 75 luka ringan.

Singgamata mengatakan, jumlah laka lantas tahun 2018 di periode hari yang sama jauh menurun dibanding tahun sebelumnya. Si 2017 tercatat sebanyak 76 kasus laka lantas. Dari kasus tersebut, 19 diantaranya meninggal dunia, 33 luka berat dan 111 orang luka ringan.

"Sesuai penekanan Bapak Kapolri, kelancaran dan keamanan lalin tahun ini, harus lebih baik dibandingkan tahun lalu. Dan hingga H - 2, lalin lebih lancar dan jumlah laka juga menurun 30 persen. Artinya lebih aman," kata Singgamata.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up