JawaPos Radar

Kembali ke Fitah

Idul Fitri Pertama Sebagai Wagub, Waktu Sandiaga Terkuras untuk Warga

15/06/2018, 05:15 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Idul Fitri Pertama Sebagai Wagub, Waktu Sandiaga Terkuras untuk Warga
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Ramadan menjadi bulan yang penuh keberkahan dan makna bagi setiap umat muslim di dunia. Setelah menuntaskan ibadah puasa pada bulan suci tersebut, umat tak sabar menanti datangnya hari kemenangan Idul Fitri.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memiliki makna tersendiri terhadap hari raya Idul Fitri. Menurutnya, umat muslim pantas merayakannya sebagai tanda kemenangan.

Idul Fitri Pertama Sebagai Wagub, Waktu Sandiaga Terkuras untuk Warga
Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. (Reyn Gloria/ JawaPos.com)

“Idul fitri ya kemenangan. Kemenangan kita melawan hawa nafsu dan kemenangan kita mudah-mudahan bisa mengatasi pengangguran, kesenjangan, dan kemiskinan dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Sandi kepada JawaPos.com di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/6).

Momen Ramadan dan Lebaran, dirasakan manfaatnya bagi setiap masyarakat, terutama di DKI Jakarta. Banyak dari mereka yang merasakan keuntungan saat menjadi pelaku ekonomi.

“Kita lihat mereka kalau Lebaran itu mendatangkan begitu banyak peluang bagi para pelaku ekonomi di sini. Dan ini adalah makna Lebaran bahwa kita lihat bahwa Islam itu rahmatan lil alamin, menebar manfaat bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.

Dia menceritakan perbedaan Idul Fitri yang terjadi sejak dirinya menjabat menjadi orang nomor dua di ibu kota. Sandi mengaku waktunya lebih banyak terkuras untuk masyarakat dibanding keluarga.

“Ya perbedaannya sekarang kan kita harus lebih meluangkan waktu bukan kepada keluarga tapi kepada masyarakat dan ini jadi tantangan tersendiri,” terang dia.

Meski demikian, keluarga Politikus Partai Gerindra itu tidak mempermasalahkannya. Hal tersebut merupakan suatu yang wajar mengingat dirinya kini seorang pelayan publik.

“Alhamdulillah tapi keluarga bisa mengerti karena sebagai pelayan publik kita harus mengedepankan masyarakat dulu sebelum keluarga. Alhamdulillah nggak ada masalah,” pungkasnya.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up