alexametrics

Sepanjang Ramadan Baznas Salurkan 1.000 Ton Beras Zakat Fitrah

15 Mei 2020, 20:01:52 WIB

JawaPos.com – Seruan supaya pembayaran zakat fitrah di awal Ramadan ternyata mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak umat Islam yang membayar zakat fitranya di awal-awal bulan Ramadan. Sehingga bisa segera disalurkan kepada orang miskin atau mustahik.

Banyaknya umat Islam yang sudah membayar zakat fitrah itu disampaikan oleh Direktur Utama Baznas M. Arifin Purwakananta. ’’Baznas sejak awal Ramadan telah menyalurkan beras zakat fitrah 500 ton sampai 1.000 ton,’ kata Arifin dalam penerimaan 200 ton beras hasil program Tanam Shopee di Jakarta Jumat (15/5).

Arifin menuturkan donasi beras yang disalurkan oleh Shopee itu merupakan program yang dilakukan dari periode Maret sampai April. Dia mengatakan 200 ton beras itu akan dibagikan ke sekitar 40 ribu keluarga miskin atau mustahik. ’’Khususnya yang terdampak krisis Covid-19,’’ katanya. Dia berharap dengan adanya bantuan beras itu, bisa meringankan beban masyarakat miskin di tengah wabah Covid-19.

Lebih lanjut Arifin menjelaskan MUI dan pemerintah sebelumnya sudah mengeluarkan himbauan supaya pembayaran zakat fitrah dilakukan di awal bulan puasa. Sehingga bisa segera didistribusikan kepada orang miskin. Selama ini kecenderungan membayar zakat fitrah pada akhir-akhir bulan puasa atau menjelang lebaran.

Arifin menuturkan dengan adanya bantuan donasi beras 200 ton dari Shopee itu bisa memperluas jangkauan pendistribusian Baznas. Dia berharap bantuan itu bisa menjadi berkah bagai penerimanya. Dia menjelaskan penyaluran beras dari donasi maupun zakat fitrah itu bisa diteruskan sampai setelah Ramadan.

Sehingga bisa membantu masyarakat mengtasi dampak wabah Covid-19. Menurutnya sampai saat ini belum bisa diketahui sampai kapan wabah itu akan berakhir. Wabah ini menganggu penghasilan atau pendapatan keluarga miskin atau mustahik. Sehingga mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Di tengah wabah Covid-19 ini, Pusat Kajian Strategis (Puskas) Banas membuat kajian bertajuk proyeksi kemiskinan akibat Covid-19. Kajian ini dilakukan di 20 daerah yang menjalankan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hasilnya diproyeksikan terjadi 134.822 penduduk miskin baru pada kondisi ringan. Kemudian pada kondisi berat, penambahan penduduk miskin baru mencapai 866.713 orang.

Head of Public Policy and Government Relations Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan mereka selalu berupaya untuk terus memberikan inovasi dan layanan bertransaksi secara online yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. ’’Tahun ini, kami menghadirkan inovasi terbaru bagi pengguna dalam berdonasi melalui in-app game interaktif kami yaitu Shopee Tanam,’’ katanya.

Dia mengakui dalam kondisi Covid-19 ini, Baznas telah menyalurkan bantuan program Paket Logistik Keluarga. Paket ini berisi logistik seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan lainnya untuk membantu para keluarga miskin, pekerja informal, dan kelompok rentan memenuhi kebutuhan pangan hariannya. Dia berharap tambahan donasi berwujud beras dari Program Shopee Tanam ini semakin banyak masyarakat yang kekurangan dapat terbantu lewat program Baznas. Hilmi Setiawan (wan/JPC)

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Hilmi Setiawan



Close Ads