JawaPos Radar

Bergaya ala Sultan, Menjajal Asyiknya Mudik Naik Helikopter

14/06/2018, 15:21 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Bergaya ala Sultan, Menjajal Asyiknya Mudik Naik Helikopter
JALUR UDARA: Helikopter Bell 505 yang digunakan untuk mudik (HANA ADI PERDANA/JAWA POS)
Share this image

JawaPos.com - Pulang ke kampung halaman saat mudik lebaran bisa dilakukan dengan berbagai macam transportasi. Yang punya uang lebih dan ingin merasakan sensasi mudik premium bisa menggunakan helikopter. Iya, anda tidak salah baca. Whitesky Aviation menyediakan Helicity untuk mudik bebas macet.

JawaPos.com mendapat kesempatan untuk menjajal layanan premium itu, Kamis (14/6). Penerbangan dilakukan di Helipad milik Helicity, Pancoran, Jakarta Selatan, pada pukul 11.16 WIB. Ceritanya, berpura-pura mudik singkat, dengan rute penerbangannya jarak dekat yakni sampai Cikampek.

Kebetulan, saya mendapat posisi duduk di depan. Tepatnya, di sebelah Captain Mico. Saat lepas landas, turbulensi helikopter cukup terasa. Hal itu disebabkan karena cuaca panas yang terjadi menganggu tekanan saat penerbangan.

"Biasanya memang kalau cuaca seperti ini, thermalnya cukup menganggu tekanan saat terbang ya," kata Captain Mico.

Kalau boleh jujur, duduk di bagian depan bukan pilihan yang baik bagi mereka yang takut ketinggian. Rasanya lebih menyeramkan. Selain karena turbulensi lebih terasa, kaca helikopter depan begitu lebar. Seolah-olah kita masuk ke dalam ilusi ingin jatuh dari ketinggian.

Jujur, tangan saya pun berkeringat menahan ketegangan itu. Mungkin, ini juga disebabkan karena baru kali pertama naik helikopter, dan duduk di samping pilot hehehe.

Bergaya ala Sultan, Menjajal Asyiknya Mudik Naik Helikopter
INDAH: Pemandangan kota Jakarta hingga Cikarang dari udara (HANA ADI PERDANA/JAWA POS)

Namun, bagi mereka yang tidak takut pada ketinggian, duduk berada di paling depan justru sangat mengasyikkan. Strategis banget. Bisa dengan leluasa menikmati pemandangan yang sangat cantik saat cerah.

Helikopter yang saya tumpangi berjenis Bell 505. Kapten Mico membawa saya dan rombongan lain terbang di ketinggian 300 meter. Pemandangan yang disajikan memang menarik. Dari atas, terlihat jelas begitu padatnya Jakarta maupun Bekasi lantaran sudah banyak bangunan-bangunan dibanding ruang terbuka hijau.

Selain itu, saya juga bisa melihat langsung kondisi tol di Cikarang Utama yang legendaris karena macetnya itu. Siang ini, tidak terlihat antrian. Kondisi lalu lintas lenggang. Tidak seperti kemarin yang sangat padat. Perjalanan udara dari Pancoran ke Cikarang hanya 15 menit.

Lantaran ini pura-pura mudik, helikopter tidak mendarat. Tetapi langsung kembali ke helipad milik Helicity di Wisma Alderon. Perjalanan singkat terasa mengasyikkan. Tidak hanya menjadi pengalaman berbeda, tetapi juga petugas dan kapten yang berinteraksi dengan cair.

Bagi yang ingin menggunakan helikopter untuk mudik atau arus balik, pastikan ada helipad untuk mendarat ya. Whitesky Aviation punya kebijakan ketat untuk itu. Jadi, jangan memaksa pilot untuk mendarat sembarangan meski ada lahan kosong yang luas. Bagi yang berminat menjajal, bisa langsung melakukan pemesanan di aplikasi Helicity yang tersedia di Google Playstore maupun App Store. Selamat mencoba!

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up