alexametrics

KPK: Pejabat Terima Parsel Bisa Dipidana

14 Mei 2019, 20:06:18 WIB

JawaPos.com – KPK mengingatkan semua pejabat negara agar menolak gratifikasi hari raya. Peringatan tersebut disampaikan agar para pejabat itu tidak terjebak dalam kesalahan. Apalagi, mendekati Hari Raya Idul Fitri, godaan gratifikasi biasanya banyak berdatangan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, salah satu gratifikasi itu adalah pemberian parsel dari bawahan kepada atasan. Kemudian pemberian parsel dari rekanan kepada pejabat karena adanya hubungan pekerjaan. “Hal tersebut dapat dikategorikan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugas dan kewajiban,” ucapnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Ancaman hukuman bagi pejabat yang menerima gratifikasi berdasar pasal 12B UU Pemberantasan Tipikor adalah pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. “Dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar,” terang Febri.

Karena itu, KPK menekankan supaya pihak-pihak yang hendak memberikan gratifikasi kepada para pejabat mengurungkan niat mereka.

Seperti tahun lalu, KPK juga membuka diri apabila para pejabat hendak melaporkan dugaan gratifikasi hari raya. Laporan bisa disampaikan apabila para pejabat sulit menolak pemberian gratifikasi sejak awal.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (syn/c9/git)