JawaPos Radar

Terminal Arjosari Kota Malang Perlu Re-Design

13/06/2018, 20:08 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Terminal Arjosari Kota Malang Perlu Re-Design
Sekertaris jendral Kementrian Perhubungan (Sekjen Kemenhub), Djoko Sasono saat melakukan kunjungan ke Terminal Tipe A Arjosari Kota Malang, Rabu (13/6). (Fiska Tanjung/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Terminal Tipe A Arjosari Kota Malang rupanya masih harus dilakukan pemolesan serta pengaturan untuk fasilitas calon penumpang. Pasalnya, jika dilihat di lapangan masih ditemukan kurangnya manajemen lalu lintas antara bis dan calon penumpang.

Hal itu diutarakan Sekertaris Jendral Kementrian Perhubungan (Sekjen Kemenhub), Djoko Sasono saat melakukan kunjungan ke Terminal Arjosari Kota Malang, Rabu (13/6). Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan diskusi dengan pihak Terminal serta menghimbau agar ada upaya perbaikan-perbaikan.

"Supaya calon penumpang tidak perlu lagi berhadapan dengan bis, karena sudah diberikan kanalisasi yang bisa naik langsung ke bis," ujarnya, Rabu (13/6).

Di Terminal Arjosari, calon penumpang memang bersinggungan langsung dengan bis yang lalu lalang masuk dan keluar terminal. Sehingga cukup membahayakan bagi calon penumpang.

Memang terdapat jalan khusus bagi calon penumpang berupa jembatan penyeberangan. Namun, ketika berada dibawah, calon penumpang tidak bisa langsung menuju ke bis yang akan dinaiki. Masih harus berjalan sedikit.

"Kami sudah lakukan diskusi, berharap nanti usulkan semacam re design, supaya jadi user friendly. Sehingga orang pun kalau menggunakan itu tidak merasa enggan," kata dia.

Selain itu, lanjut Djoko, karena terminal tersebut berada di pusat kota, pihaknya juga berharap agar terminal ini nantinya bisa menjadi fasilitas yang baik untuk publik. "Saya tadi menawarkan dan meminta tolong agar dijajaki skema-skema kerja sama dengan pihak ketiga, sekiranya terminal ini nanti bisa dikembangkan," terangnya.

Dia menyampaikan, pihak ketiga tersebut bisa dilakukan dengan badan usaha. Misalnya pemilik daerah, pemilik negara, atau badan usaha swasta. "Misal kerjasama tentang fasilitas, contohnya pembuatan lapangan futsal, yang nantinya bisa disewakan sehingga ada pemasukan ke terminal," paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Djoko juga sempat berkeliling ke beberapa sudut terminal. Dirinya melihat sarana dan prasarana yang ada di terminal. Mulai dari akses calon penumpang, ruang tunggu, hingga kesiapan moda transportasi.

Bahkan, dirinya juga mengecek langsung armada yang akan digunakan untuk mudik lebaran ini. "Saya mohon pada petugas yang melakukan pengecekan bisa dilakukan dengan baik. Karena penumpang hanya bisa merasakan, tidak mengetahui proses pengecekan. Harus betul-betul dilihat," pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Arjosari, Hadi Supeno mengatakan, terkait usulan Djoko tersebut masih akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. "Nanti dari Propinsi yang menindaklanjuti. Kami disini hanya operasional saja," kata dia.

Selain di Terminal Arjosari, pihaknya juga berencana untuk mengunjungi beberapa fasilitas transportasi di kota lain. Seperti Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertoaono, Jombang, Mojokerto, dan Surabaya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up