alexametrics

Memaknai Puasa dan Lebaran Menurut Rektor UINSA Masdar Hilmy

13 Mei 2021, 16:14:49 WIB

JawaPos.com–Setelah berpuasa selama satu bulan, hari raya Idul Fitri atau hari kemenangan tiba. 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada 13 Mei. Apa sebenarnya makna berpuasa bagi umat Islam dan apa hikmah Idul Fitri atau hari kemenangan itu menurut Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Masdar Hilmy?

”Ramadan merupakan media bagi umat Islam untuk mengedukasi diri supaya menjadi pribadi yang lebih baik. Karena manusia cenderung selalu bergerak didasari hawa nafsu. Sehingga, puasa menjadi medan supaya manusia tidak berjalan secara liar tanpa kendali spiritualitas,” ujar Masdar Hilmy.

Menurut dia, jati diri manusia terdiri atas dua aspek. Yakni aspek jasmani dan rohani. Puasa adalah bentuk latihan agar manusia tidak selalu digerakkan aspek jasmani.

”Ini mengendalikan supaya manusia mempunyai batasan. Tidak makan dan minum berlebihan, juga tidak berhubungan badan pada siang hari. Sehingga puasa ini untuk mengekang hal tersebut,” tutur Masdar Hilmy.

Dia menjelaskan, puasa juga merupakan ketakwaan dalam melaksanakan anjuran perintah rasul. Sebab, rasul mengajarkan komposisi perut manusia mempunyai batasan. Antara lain, untuk makan, minum, dan bernapas. Masing-masing memiliki porsi sepertiga. Sehingga, jika ketiganya terpenuhi sesuai kebutuhan, dalam tubuh terdapat keseimbangan.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Adil Adam Irsyadi

Saksikan video menarik berikut ini: