alexametrics

Warga Mengaku Mudik Kereta Api Hemat dan Nyaman

11 Juni 2018, 18:06:00 WIB

JawaPos.com – Memasuki H-3 Lebaran, peningkatan arus mudik di Stasiun Kereta Api Kertapati Palembang mulai terlihat. Ratusan calon penumpang tampak menunggu keberangkatan. Ada juga yang baru tiba di Stasiun Kertapati.

Pantaun JawaPos.com, kondisi ini tetap kondusif dengan banyaknya petugas KAI yang mengatur para pemudik di dalam stasiun.

Salah satu pemudik, Harry Candra mengatakan lebaran Idul Fitri memang sudah menjadi agenda mudik baginya. Namun, ia mulai menggunakan sarana kereta api sejak dua tahun terakhir. Karena sebelumnya layanan kereta api ini sangat jelek.

“Dulu kelas ekonomi itu amburadul, pedagang asongan bebas masuk ke dalam kereta kemudian berdesakan dan lain sebagainya. Karena itu, saya tidak mau naik kereta api,” katanya saat ditemui di Stasiun Kertapati Palembang, Senin (11/6).

Namun, seiring dengan berjalannya waktu terjadi perubahan pada transportasi kereta api. Ia mendapatkan informasi dari temannya jika KAI lebi memperketat keamanan dan lain sebagainya. Mulai sejak itu, ia pun berminat kembali menggunakan kereta api untuk mudik ke Lampung.

“Kalau tidak salah saya dapat informasi itu pada 2016. Jadi saya coba naik kereta api ternyata memang benar. Tidak ada lagi pedagang asongan, ada AC dan fasilitas lainnya. Jadi naek kelas Ekonomis berasa naik eksekutif,” ujar pria yang bekerja sebagai penyuluh pertanian ini.

Ia menerangkan, dengan kondisi seperti ini tentunya ia memilih menggunakan sarana kereta api karena tiket yang ditawarkan untuk kelas ekonomi hanya Rp 32 ribu. Sedangkan menggunakan kendaraan lainnya tentu lebih tinggi biayanya.

“Jadi sejak tahun 2016 lalu saya mudik menggunakan kereta api karena memang lebih hemat dan nyaman,” tutupnya.

Sementara itu, Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan PT KAI telah bersiap untuk melayani penumpang dengan mengerahkan sumber daya yang dimiliki mulai dari sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM) uuntuk mendukung angkutan lebaran 2018 ini.

Pihaknya juga bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memberikan pengamanan kepada para penumpang kereta api. “Kami akan lebih memfokuskan terhadap faktor keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan kereta api,” katanya.

Untuk tahun ini, pihaknya telah menetapkan masa angkutan lebaran selama 22 hari, mulai tanggal 5 Juni (H-10) hingga 26 Juni (H+10). Tiket yang sudah disiapkan yakni sebanyak 59.444 penumpang dimana saat ini tiket sudah habis terjual.

“Saat ini lonjakan penumpang sudah mulai terlihat. Untuk mengantisipasinya kami juga menambah satu gerbong pada tanggal ganjil disetiap rute,” ujarnya.

Ia juga mengakui untuk rute paling tinggi penumpangnya yakni rute Palembang – Lampung. Ia tidak mengetahui persis alasannya. Tapi bisa jadi sebagai transit menuju ke Pulau Jawa, sehingga biaya yang dikeluarkan pun tidak begitu besar dibandingkan dengan angkutan lainnya.

“Kami harap mudik ditahun ini lancar dan aman. Kami juga sudah memastikan setiap rel dalam kondisi baik dan aman,” tutupnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (lim/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Warga Mengaku Mudik Kereta Api Hemat dan Nyaman